Kabupaten Tangerang Darurat Tawuran Antar Pelajar, Polisi Akan Jadi Inspektur Upacara Setiap Senin

Peran orang tua dan unsur masyarakat juga punya peran sangat penting agar anak sadar bahwa tawuran adalah tindakan negatif dan berbahaya

Kabupaten Tangerang Darurat Tawuran Antar Pelajar, Polisi Akan Jadi Inspektur Upacara Setiap Senin
TribunJakarta.com/Ega Alfreda
Kapolres Kota Tangerang, AKBP Ade Ary Syam Indradi saat gelar rilis mengenai tawuran berujung maut di Tigaraksa, Kabupaten Tangerang, Selasa (3/12/2019). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Ega Alfreda

TRIBUNJAKARTA.COM, TIGARAKSA - Polisi menilai Kabupaten Tangerang sudah memasuki fase darurat tawuran antar pelajar.

Kapolresta Tangerang AKBP Ade Ary Syam Indradi mewajibkan seluruh anggotanya untuk menjadi inspektur upacara (irup) di sekolah setiap hari Senin di setiap sekolah di Kabupaten Tangerang.

Perintah itu menyusul terjadinya tawuran di Kawasan Industri Olex, Desa Pasir Bolang, Kecamatan Tigaraksa, Kabupaten Tangerang, Kamis (29/11/2019) kemarin.

Pada peristiwa tawuran itu, satu orang pelajar inisial OP (17) meninggal dunia akibat sabetan senjata tajam.

"Ini sudah memprihatinkan. Tawuran pelajar kembali menyebabkan orang meninggal. Perlu peran semua pihak agar kejadian tidak terulang," kata Ade di Mapolsek Tigaraksa, Kabupaten Tangerang, Selasa (3/12/2019).

Guna mencegah tawuran terulang, polisi akan mengajak semua kalangan seperti dinas pendidikan, tokoh agama, hingga termasuk para wali murid agar berperan menjauhkan peserta didik dari tawuran.

Menurut Ade, pencegahan tawuran tak dapat dilakukan hanya oleh polisi.

Peran orang tua dan unsur masyarakat juga punya peran sangat penting agar anak sadar bahwa tawuran adalah tindakan negatif dan berbahaya.

"Mulai Senin depan, anggota menjadi irup dengan tema anti tawuran," sambung dia.

Halaman
12
Penulis: Ega Alfreda
Editor: Muhammad Zulfikar
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved