Polisi Ungkap Alasan Kasus Anak Bunuh Ayah Kandung Dilanjutkan Meski Pelaku Alami Gangguan Jiwa

Satreskrim Polres Tegal menggelar rekonstruksi kasus pembunuhan yang dilakukan anak terhadap ayah kandungnya.

Polisi Ungkap Alasan Kasus Anak Bunuh Ayah Kandung Dilanjutkan Meski Pelaku Alami Gangguan Jiwa
Warta Kota
Ilustrasi 

TRIBUNJAKARTA.COM, TEGAL - Satreskrim Polres Tegal menggelar rekonstruksi kasus pembunuhan yang dilakukan anak terhadap ayah kandungnya.

Rekonstruksi digelar di Mapolres Tegal, Selasa (3/12/2019) siang.

Seperti diketahui, kasus pembunuhan tersebut terjadi di RT 01 RW 02 Desa Kendayakan, Kecamatan Warureja, Kabupaten Tegal, pada Selasa (29/10/2019) lalu.

Dalam kasus itu, seorang anak bernama Wahudin (28) tega membunuh ayahnya sendiri, Rahadi (58) saat tertidur pulas pada Selasa (29/10/2019) siang sekitar pukul 11.30 WIB.

Kini, Satreskrim Polres Tegal menghadirkan pelaku Wahudin di Mapolres untuk melaksanakan rekonstruksi sebanyak 25 adegan.

Dalam reka ulang tersebut, Wahudin membacok ayahnya sendiri dengan menggunakan prengkul atau kampak besar pada adegan ke sembilan (9).

Pada adegan kesembilan ini, Wahudin langsung mengarahkan prengkul atau kampak besarnya ke leher ayahnya sendiri yang sedang tertidur pulas.

"Ini untuk melengkapi berkas Berita Acara Pemeriksaan (BAP) ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Slawi.

Sehingga, pelaku tetap akan diproses hukum meski dikatakan sebelumnya bahwa pelaku memiliki riwayat gangguan jiwa," ungkap Kasatreskrim Polres Tegal AKP Gunawan Wibisono kepada Tribunjateng.com, Selasa (3/12/2019).

Halaman
12
Editor: Ferdinand Waskita Suryacahya
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved