Tingkatkan Mutu Pelajar, Pemprov DKI Jakarta Ajarkan Para Siswa Untuk Menabung Sejak Dini

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan, fokus utama Pemprov DKI Jakarta di bidang pendidikan ialah meningkatkan kualitas dan mutu pelajar.

Tingkatkan Mutu Pelajar, Pemprov DKI Jakarta Ajarkan Para Siswa Untuk Menabung Sejak Dini
Bank DKI
Sejumlah pelajar SD yang memperoleh Tabungan Simpel dari Bank DKI. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dionisius Arya Bima Suci

TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan, fokus utama Pemprov DKI Jakarta di bidang pendidikan ialah meningkatkan kualitas dan mutu pelajar di wilayahnya.

"Pendidikan itu fokusnya pada kualitas dan konten, kalau bicara pendidikan hanya infrastruktur saja ini seperti Dinas Cipta Karya," ucapnya, Selasa (3/12/2019).

Peningkatakan mutu pendidikan itu dikatakan Anies, bisa dilakukan dengan berbagai cara, salah satunya dengan beragam kegiatan ekstrakulikuler atau kegiatan non-pelajaran formal.

"Kita ingin bangun manusianya lewat konten dan pengajaran yang diberikan di sekolah-sekolah," ujarnya di Gedung DPRD DKI Jakarta, Kebon Sirih, Jakarta Pusat.

Sejalan dengan hal tersebut, Dinas Pendidikan DKI Jakarta pun mengeluarkan surat edaran nomor 105/SE/2019 tentang Budaya Menabung Sejak Dini.

Mabes Polri Dukung Pelaksanaan Dipercepatnya Eksekusi Mati Bagi Terpidana Narkoba

Dimana dalam surat edaran itu disebutkan bahwa setiap sekolah wajib untuk 'Memberikan pemahaman kepada peserta didik tentang pentingnya budaya menabung sejak dini dan mengimbau peserta didik dari mulai jenjang PAUD, pendidikan dasar, menengah untuk membuka tabungan melalui program Simpanan Pelajar (Simpel) yang diterbitkan oleh lembaga perbankan dengan fitur bebas biaya administrasi dan setoran yang terjangkau'.

Dalam pelaksanaannya, Disdik DKI Jakarta bekerja sama dengan Bank DKI memberikan rekening Simpel kepada 300 pelajar tingkat SD.

"Ini bentuk komitmen Pemprov dengan Bank DKI untuk terus mengedukasi dan memberikan literasi keuangan pada peserta didik sejak dini," ucap Sekretaris Perusahaan Bank DKI, Herry Djufraini, Selasa (3/12/2019).

Dijelaskan Herry, Tabungan Simpel ini merupakan jenis tabungan yang diperuntukan bagi siswa PAUD, TK, SD, SMP, SMA, Madrasah, atau sedarajat yang juga diterbitkan oleh bank-bank lain di Indonesia.

"Bank DKI sendiri menamakan program ini sebagai Simpel iB," ujarnya.

Dengan menggunakan Tabungan Simpel iB ini, pelajar tidak dikenakan biaya administrasi bulanan dan setoran awal mulai dari Rp 5.000 dengan minimun setor tunai Rp 1.000.

Salda minimum pun sangat rendah, yaitu sebesar Rp 5.000.

"Sampai bulan Oktober 2019 lalu, Bank DKI telah menghimpun total Rp 586 juta untuk tabungan Simpel iB dengan perolehan 1.749 NoA (Number of Account)," kata Herry. (*)

Penulis: Dionisius Arya Bima Suci
Editor: Suharno
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved