Wacana Penghapusan UN, Disdik Kota Bekasi: Parameternya Apa?

Kepala Dinas Pendidikan Kota Bekasi, Inayatullah, menanggapi wacana penghapusan UN yang akan dilakukan Mendikbud NAdiem Makarim.

Wacana Penghapusan UN, Disdik Kota Bekasi: Parameternya Apa?
TRIBUNJAKARTA.COM/Yusuf Bachtiar
Kadisdik Kota Bekasi Inayatullah saat dijumpai di Kantor Disdik Kota Bekasi Bekasi Timur. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Yusuf Bachtiar

TRIBUNJAKARTA.COM, BEKASI TIMUR - Kepala Dinas Pendidikan Kota Bekasi, Inayatullah, menanggapi wacana penghapusan Ujian Nasional (UN) yang akan dilakukan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Makarim.

Menurut pria yang akrab disapa Inay, selama ini, UN telah menjadi parameter kelulusan siswa dari proses belajar yang sudah ditempuh.

"Kalau Ujian Nasional dihapus, apa yang mau kita lihat parameternya dari siswa," kata Inay saat dikonfimasi, Selasa, (3/12/2019).

Inay menambahkan, wacana penghapusan UN sebaiknya dirancang dengan pengganti skema pengukuran lain atas proses belajar siswa.

"Kalau dihapus justru enak tidak ada beban, tapi balik lagi, cara mengukur capaian proses belajar siswa dengan apa?, harus ada penggantinya," jelas dia.

Dikutip dari Tribunnews.com, Mendikbud Nadiem Makarim memastikan UN di tahun ajaran 2020 akan tetap berjalan.

UN 2020 tetap dilakukan agar para siswa yang belajar saat ini tetap tenang.

"Yang sudah pasti 2020 kan masih akan jalan UN."

"Itu kan sudah kami umumkan, biar tenang bagi yang sudah belajar dan sebagainya," ujar Nadiem di Kantor Kemendikbud, Jakarta, Sabtu (30/11/2019).

Halaman
12
Penulis: Yusuf Bachtiar
Editor: Ferdinand Waskita Suryacahya
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved