Cerita Jalil, Bos Roti dengan Keterbatasan Fisik: Hidup Mencekam di Aceh, Tak Bisa Tidur Karena GAM

Jaliludin atau Jalil warga Lampung yang sudah 23 tahun merantau ke Jakarta, meski tubuhnya tak sempurna dia memiliki usaha roti.

Cerita Jalil, Bos Roti dengan Keterbatasan Fisik: Hidup Mencekam di Aceh, Tak Bisa Tidur Karena GAM
TribunJakarta.com/Nur Indah Farrah Audina
Jalil, pemilik roti sekaligus sales roti yang memiliki kondisi fisik kurang sempurna, Rabu (4/12/2019) 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Nur Indah Farrah Audina

TRIBUNJAKARTA.COM, PASAR MINGGU - Sebelum memiliki produk roti sendiri, Jaliludin (44) mengungkapkan pernah jalani kehidupan yang mencekam.

Jalil, sapaannya, merupakan warga Lampung yang sejak 23 tahun lalu sudah merantau ke Jakarta.

Dari awal perantauannya, ia langsung bekerja di pabrik roti dan menjalani rutinitasnya menjadi sales roti.

Kondisi fisik yang memiliki jari tak sempurna di tangan kanan tak menghalanginya untuk tetap berusaha.

Dengan keterbatasan fisik itu, Jalil bisa mengendarai sepeda motor layaknya orang normal.

Selama belasan tahun Jalil bekerja di pabrik roti, akhirnya ia memberanikan diri membuka usaha roti di tahun 2015 lalu.

Bermodalkan uang Rp 3 juta akhirnya ia memproduksi roti bermerek 'Ainun'.

Roti Ainun ini dipasarkannya dari warung hingga toko di kawasan Jakarta Timur sampai Jakarta Selatan.

Kendati demikian, dibalik kesuksesannya saat ini, Jalil masih menyimpan kenangan perihal kehidupannya terdahulu.

Halaman
1234
Penulis: Nur Indah Farrah Audina
Editor: Suharno
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved