Digadang-gadang Anies Semasa Kampanye, Rumah DP Rp 0 Baru Terjual 100 Unit

Rendahnya angka pembelian unit hunian DP nol rupiah ini terjadi lantaran banyak peminat yang dinilai oleh Bank DKI tidak memenuhi syarat administrasi

Penulis: Dionisius Arya Bima Suci | Editor: Muhammad Zulfikar
TribunJakarta.com/Pebby Adhe Liana
Menara Samawa, atau Rumah DP 0 Rupiah program Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan sudah mulai dihuni oleh beberapa penghuni yang lolos seleksi, Klapa Village, Duren Sawit, Jakarta Timur. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dionisius Arya Bima Suci

TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - Rumah DP nol rupiah merupakan salah satu program unggulan yang selalu digadang-gadang oleh Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan semasa kampanye dulu.

Program ini pun diklaim mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan itu sangat diminati oleh warga Jakarta.

Meski demikian, ternyata baru 100 unit hunian DP nol rupiah yang terjual dari 780 unit yang telah disiapkan oleh Pemprov DKI Jakarta.

Hal ini pun dibenarkan oleh Kepala Dinas Perumahan dan Pemukiman Kelik Indriyanto.

Menurutnya, jumlah tersebut masih bisa bertambah lantaran penjualan unit Rumah Susun Milik (Rusunami) Klapa Village di Jakarta Timur masih berjalan.

"Sekira seratusan (unit terjual) dari 780 unit, tapi proses masih jalan terus sampai saar ini," ucapnya, Rabu (5/12/2019).

Polresta Tangerang Perketat Pengawasan Wilayah Pesisir Kabupaten Tangerang

Pengusaha Mengeluhkan Revitalisasi Trotoar di Kemang

Rendahnya angka pembelian unit hunian DP nol rupiah ini terjadi lantaran banyak peminat yang dinilai oleh Bank DKI tidak memenuhi syarat administrasi.

"Peminatnya sebenarnya banyak, tapi tingkat pembeliannya masih rendah karena ada beberapa persyaratan di Bank DKI belum bisa lolos," ujarnya di DPRD DKI, Kebon Sirih, Jakarta Pusat.

Dijelaskan Kelik, berdasarkan keterangan pihak bank, banyak calon pembeli yang berguguran lantaran saat diperiksa persyaratan administrasinya ternyata memiliki tunggakan lainnya.

"Setelah dilalukan bank cheking ternyata persyaratan administrasinya enggak masuk. Peminat hunian punya kredit lain, seperti elektronik dan kendaraan," kata Kelik.

Sumber: Tribun Jakarta
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved