Jadwal Baru Perjalanan KRL, Penumpang Keluhkan Minimnya Sosialisasi

Dia berharap, perubahan jadwal ini dapat disosialisasikan lebih jelas dan mudah lagi agar setiap penumpang dapat memahami secara menyeluruh

Penulis: Yusuf Bachtiar | Editor: Muhammad Zulfikar
TribunJakarta.com/Yusuf Bachtiar
Suasana penumpang KRL di Stasiun Bekasi, Rabu, (4/12/2019). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Yusuf Bachtiar

TRIBUNJAKARTA.COM, BEKASI SELATAN - PT Kereta Commuter Indonesia (KCI) per tanggal 1 Desember 2019 mulai berlakukan jadwal baru perjalanan Kereta Rel Listrik (KRL) sesuai Grafik Perjalanan Kereta Api (GAPEKA) tahun 2019 menggantikan yang sudah ada sebelumnya tahun 2017.

Dampak dari perubahan jadwal baru perjalanan KRL ini membuat sejumlah penumpang mengeluhkan minimnya sosialisasi, hingga mempengaruhi kepadatan penumpang di stasiun.

Candra (19) salah satunya, penumpang KRL yang biasa menggunakan kereta dari Stasiun Bekasi merasakan betul dampak perubahan jadwal moda transportasi masal tersebut.

"Biasanya berangkat dari Bekasi ke Stasiun Juanda, saya kuliah pagi kalau jadwal sebelumnya jam 05.45 WIB, terus pas berubah jadi 05.50, agak lebih siang sih," kata Candra di Stasiun Bekasi, Rabu, (4/12/2019).

Pada saat awal diterapkan jadwal, dia memang merasa agak kerepotan. Sebab, jadwal baru itu membuat dia tiba lebih siang dari biasanya ditambah kondisi stasiun yang jauh lebih padat.

"Ya hampir-hampir telat sih, biasanya sampai kampus jam 7 pas, kemarin pas ada perubahan jadwal jam setengah 8 kurang baru sampai kampus," ujarnya.

Perubahan Jadwal KRL, Tanah Abang Menuju Rangkas Bitung Menjadi 30 Menit Sekali

"Biasanya saya naik itu masih ada ruang geraklah ya, tapi pas jadwal baru jadi lebih padat si kemarin ngerasnya," tambahnya.

Dia berharap, perubahan jadwal ini dapat disosialisasikan lebih jelas dan mudah lagi agar setiap penumpang dapat memahami secara menyeluruh.

"Soalnya kan yang naik kreta banyak, lebih diatur lagi waktu dan keberangkatannya, saya baru tahu pas sudah diterapkan aja, kemarin-kemarin belum tahu kalau mau ada perubahan jadwal," jelas dia.

Sementara itu, Tini (45), penumpang kereta yang biasa turun di Stasiun Bekasi justru belum tahu sama sekali soal perubahan jadwal KRL.

"Belum terlalu berdampak sih, karena saya agak siang ya naiknya, tapi yang namanya perubahan harusnya bisa disosialisasikan lagi suapaya semua penumpang tahu," terangnya.

Sumber: Tribun Jakarta
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved