Kisah Jalil, Menderita Keterbasan Fisik Namun Tak Menghalanginya untuk Memiliki Toko Roti Sendiri

Mulai tahun 1996-2001, rutinitas Jalil hanya memasukan atau mengambil kembali roti sisa dari toko-toko tersebut.

Kisah Jalil, Menderita Keterbasan Fisik Namun Tak Menghalanginya untuk Memiliki Toko Roti Sendiri
TribunJakarta.com/Nur Indah Farrah Audina
Jalil, pemilik roti sekaligus sales roti yang memiliki kondisi fisik kurang sempurna, Rabu (4/12/2019) 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Nur Indah Farrah Audina

TRIBUNJAKARTA.COM, PASAR MINGGU - Bertahun-tahun bekerja di pabrik roti, kini Jaliludin (44) miliki produk roti sendiri.

Memiliki keterbatasan fisik sedari lahir, tak menghalanginya untuk melangkah maju.

Bahkan dirinya berani memulai membuka suatu usaha dan menjadi wirausaha.

Meskipun prosesnya tak semudah yang ia bayangkan, rupanya Jalil yang memiliki kondisi tangan kanan kurang sempurna ini mampu melewatinya hingga hari ini.

Sejak memutuskan merantau dari Lampung ke Jakarta di tahun 1996, Jalil langsung melamar kerja di pabrik roti.

"Sebelum seperti sekarang, dulunya saya ini cuma sales roti. Saya kerja di pabrik roti di Jakarta Timur. Begitu merantau saya langsung ngelamar kerja di situ dan alhamdulillah diterima," katanya pada TribunJakarta.com, Rabu (4/12/2019).

Mulai tahun 1996-2001, rutinitas Jalil hanya memasukan atau mengambil kembali roti sisa dari toko-toko tersebut.

"Selama di situ saya jadi sales yang bawa mobil. Kemudian beralih naik motor. Biarpun kondisi tangan seperti ini, saya masih bisa bawa motor," sambungnya.

Sayangnya, di tahun 2001 pabrik roti yang memberinya banyak pengalaman justru bangkrut.

Halaman
1234
Penulis: Nur Indah Farrah Audina
Editor: Muhammad Zulfikar
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved