Penangkapan Geng Motor

Polisi Tetapkan Tiga Tersangka Baru Kasus Tawuran Antar Geng Motor di Sunter

Polisi menetapkan tiga orang tersangka baru dalam kasus tawuran antar geng motor yang berujung tewasnya pria bernama Herly Suprapto (27).

TribunJakarta.com/Gerald Leonardo Agustino
Anggota geng motor pelaku tawuran saat diekspose di Mapolres Metro Jakarta Utara, Selasa (26/11/2019). 

Terhadap B, BD, dan MAK, polisi menetapkan pasal 170 juncto pasal 38 KUHP dengan ancaman hukuman maksimal 12 tahun penjara.

Sebelumnya, Herly Suprapto (27) tewas dalam insiden tawuran antar geng motor yang terjadi di Jalan Sunter Kangkungan, Sunter Jaya, Tanjung Priok, Minggu (24/12/2019) lalu.

Adapun dua geng motor yang terlibat tawuran ini bernama geng motor VDM (Vademangan) dan Sunter Kangkungan.

Korban Herly adalah anggota geng motor Sunter Kangkungan, sementara lawannya dari VDM.

Adapun pelaku utama pembacokan ini ialah FAP, yang membacok korban, dan FF yang berperan membonceng FAP. Keduanya merupakan warga Pademangan, Jakarta Utara.

Dibacok Saat Tawuran Geng Motor di Jakarta Utara, Herly Tewas dengan Paru-paru Tersayat

Polisi membongkar makam Herly Suprapto (27), korban pembacokan geng motor yang dikubur di TPU Kawi-kawi, Johar Baru Jakarta Pusat, Kamis (28/11/2019).

Pembongkaran ini melibatkan Tim Forensik dari RS Polri Kramat Jati untuk melakukan autopsi terhadap jenazah korban.

Hasilnya, terdapat luka sayatan benda tajam di bagian punggung korban.

"Berdasarkan penyampaian dari dokter forensik bahwa lukanya berada punggung (korban)," kata Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Utara Kompol Wirdhanto Hadicaksono.

Halaman
1234
Penulis: Gerald Leonardo Agustino
Editor: Ferdinand Waskita Suryacahya
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved