Versi Kuasa Hukum Ahli Waris Soal Sengketa Lahan di Kembangan yang Dikuasai Pemprov DKI Jakarta

Kronologi masalah lahan di Jalan Pos Pengumben Lama, Kelurahan Srengseng, Kembangan Jakarta Barat kini dijaga ratusan Satpol PP.

Versi Kuasa Hukum Ahli Waris Soal Sengketa Lahan di Kembangan yang Dikuasai Pemprov DKI Jakarta
TRIBUNJAKARTA.COM/ELGA HIKARI PUTRA
Pihak kuasa hukum dan Satpol PP terlibat ketegangan saat proses eksekusi lahan di Kembangan, Jakarta Barat. 

Pemprov ajukan banding tapi terlambat nyatakan banding, kemudian mereka kasasi tapi kasasi ditolak oleh Mahkamah Agung (MA)," papar Fredi.

Stefano Cugura Ungkap Perbedaan Saat Bawa Persija Jakarta Juara Liga 1 Dibanding dengan Bali United

Fredi menyatakan kecewa dengan sikap Pemprov DKI yang tak mau mengakui putusan hukum tersebut.

Alih-alih meninggalkan lokasi secara sukarela, Pemprov DKI malah menugaskan ratusan Satpol PP untuk menghalangi proses eksekusi hingga akhirnya batal dilakukan pada hari ini.

"Jujur kami kecewa dengan Gubernur DKI Jakarta yang katanya melindungi masyarakat tapi malah menghalangi masyarakat untuk mendapatkan haknya dan ini contoh preseden buruk," ujarnya.

Fredi menegaskan, pihaknya akan terus berupaya untuk melakukan eksekusi di lahan tersebut dalam waktu dekat.

"Karena putusan ini sudah inkrah dan PN Jakarta Barat juga sudah memberikan teguran tapi tak pernah didengar oleh Pemprov DKI," kata Fredi.

Sementara itu, saat dikonfirmasi via telepon, Kepala Biro Hukum Pemprov DKI Jakarta, Yayan Yuhana belum bisa berkomentar terkait kasus ini.

"Nanti saja ya, nanti, saya lagi paripurna ini," ujarnya sembari memutuskan sambungan telepon.

Diberitakan sebelumnya, eksekusi lahan seluas sekitar 7 hektar di Jalan Pos Pengumben Lama, Srengseng, Kembangan, Jakarta Barat diwarnai ketegangan.

Keluarga ahli waris beserta kuasa hukumnya dan juru sita Pengadilan Negeri Jakarta Barat yang datang untuk lakukan eksekusi dihadang oleh petugas Satpol PP dan Pamdal Kehutanan DKI Jakarta yang menduduki di lahan tersebut hingga terjadi adu mulut. (*)

Penulis: Elga Hikari Putra
Editor: Suharno
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved