Wakil Wali Kota Ungkap Urgensi MRT Diperpanjang Sampai Tangsel

Wakil Wali Kota Tangsel, Benyamin Davnie mengungkapkan urgensi perlunya angkutan umum massal tambahan seperti MRT. Intensitas warga sangat tinggi.

Wakil Wali Kota Ungkap Urgensi MRT Diperpanjang Sampai Tangsel
ISTIMEWA
Uji Coba rangkaian kereta pertama MRT Jakarta menggunakan System Acceptance Test (SAT) di Depo Lebak Bulus, Jakarta Selatan, Kamis (9/8/2018). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Jaisy Rahman Tohir

TRIBUNJAKARTA.COM, CIPUTAT - Wacana soal perpanjangan rute mass rapid transit atau moda raya terpadu (MRT) sampai Tangerang Selatan (Tangsel) kembali menyeruak.

Padahal usulan dari Pemerintah Kota (Pemkot) Tangsel itu sudah sejak setahun silam.

Wakil Wali Kota Tangsel, Benyamin Davnie mengungkapkan urgensi perlunya angkutan umum massal tambahan seperti MRT.

Benyamin mengatakan, pihaknya sudah melakukan kajian terkait volume lalu lintas kendaraan dari Tangsel ke Jakarta setiap harinya.

Pada hari Senin sampai Jumat alias hari kerja, intensitasnya sangat tinggi, bahkan sampai 70%.

"Kalau dihitung lalu lintas haruan rata-rata di Tangsel ini sudah sangat tinggi," ujar Benyamin di Kantor Pemkot Tangsel.

Banyaknya pergerakan kendaraan dari Tangsel ke Jakarta itu yang membuat Pemkot Tangsel mengusulkan perpanjangan rute MRT.

"Mobilitas penduduk Tangerang Selatan itu 60% lebih, hanpir 70% itu ke Jakarta," ujarnya.

Seperti diketahui, stasiun MRT di Lebak Bulus cukup dekat dengan Tangsel.

Halaman
123
Penulis: Jaisy Rahman Tohir
Editor: Ferdinand Waskita Suryacahya
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved