Bocah Tewas Tersengat Listrik

Ibu Bocah Tewas Tersengat Listrik Pingsan saat Iringi Jenazah Anaknya ke Rumah Duka

Suhaeni menangis ketika baru turun dari mobil dan mengiringi keranda mayat anaknya mengarah ke rumah.

Ibu Bocah Tewas Tersengat Listrik Pingsan saat Iringi Jenazah Anaknya ke Rumah Duka
TribunJakarta/Gerald Leonardo Agustino
Suhaeni, ibu bocah tewas tersengat listrik, pingsan di kediamannya, Kamis (5/12/2019). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Gerald Leonardo Agustino

TRIBUNJAKARTA.COM, PENJARINGAN - Orang tua GR (7), bocah tewas tersengat listrik di dekat Rusun Penjaringan, Jakarta Utara, menangis sejadi-jadinya saat tiba di kediaman mereka usai menjemput jenazah anaknya dari RSCM.

Ibu korban, Suhaeni, bahkan sempat pingsan ketika tiba di rumahnya, Jalan Tanjung Wangi, RT 12/RW 12 Penjaringan, Penjaringan, Jakarta Utara.

Suhaeni menangis ketika baru turun dari mobil dan mengiringi keranda mayat anaknya mengarah ke rumah.

Suhaeni yang tak kuat berjalan juga sempat dibopong kerabatnya untuk menuju ke dalam rumah.

Di dalam rumah, tangisan Suhaeni makin tak bisa dibendung. Tangisan itu berujung pada kondisi Suhaeni yang pingsan karena tak kuat menahan kesedihan.

Ayah korban, Sumitro juga sempat menyolatkan jenazah anaknya di masjid. Sumitro mencoba tegar ketika melihat anaknya sudah ada di dalam keranda mayat.

Kesedihan kedua orang tua bocah malang itu coba ditenangkan para tetangga yang berkumpul di rumah korban untuk melayat.

Paman korban, Madrofik (64) mengatakan, kedua orang tua korban memang sangat menyayangi anaknya itu.

Sebab, GR diketahui merupakan anak tunggal.

Update Penyelundupan Harley Davidson: Dirut Garuda Dipecat, SAS Pasang Badan Tapi Hobinya Sepeda

Persib Bandung Bawa 22 Pemain Termasuk Dua Striker Asing Untuk Hadapi PSS Sleman di Liga 1 2019

 

Menurut Madrofik saat kejadian, kedua orang tua korban tengah bekerja. Sementara korban baru pulang dari sekolahnya.

"Ibunya lagi kerja, bapaknya juga kerja di Cikarang. Itu dia abis pulang sekolah. Emang biasanya main di situ," kata Madrofik.

Adapun setelah disemayamkan, GR akan dikuburkan di daerah asal kakeknya di Desa Cikopo Mayak, Kabupaten Bogor.

Penulis: Gerald Leonardo Agustino
Editor: Erik Sinaga
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved