Polisi Ciduk Pelaku Pembacokan Suporter Persita Tangerang, Bermodus Balas Dendam Nyawa Bayar Nyawa

Suhendi, remaja 16 tahun yang merupakan suporter Persita Tangerang harus meregang nyawa setelah terkena luka bacok di sekujur tubuhnya.

Polisi Ciduk Pelaku Pembacokan Suporter Persita Tangerang, Bermodus Balas Dendam Nyawa Bayar Nyawa
TRIBUNJAKARTA.COM/EGA ALFREDA
Rilis ungkap kasus pembacokan suporter Persita Tangerang yang terjadi pada 22 Desember silam di Mapolsek Pasar Kemis, Kamis (5/12/2019). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Ega Alfreda

TRIBUNJAKARTA.COM, PASAR KEMIS - Pelaku pembunuhan sadis kepada suporter Persita Tangerang beberapa waktu lalu akhirnya tertangkap juga.

Suhendi, remaja 16 tahun yang merupakan suporter Persita Tangerang harus meregang nyawa setelah terkena luka bacok di sekujur tubuhnya.

Polsek Pasar Kemis pun berhasil meringkus pelaku berinsial MR di sebuah pondok pesantren kawasan Maja, Banten.

Rilis ungkap kasus pembacokan suporter Persita Tangerang yang terjadi pada 22 Desember silam di Mapolsek Pasar Kemis, Kamis (5/12/2019).
Rilis ungkap kasus pembacokan suporter Persita Tangerang yang terjadi pada 22 Desember silam di Mapolsek Pasar Kemis, Kamis (5/12/2019). (TRIBUNJAKARTA.COM/EGA ALFREDA)

Kapolsek Pasar Kemis, AKP Bambang Supeno mengatakan, aksi pembacokan pada korban hingga tewas tersebut, lantaran pelaku memiliki rasa dendam yang mendalam terhadap korban.

"Pelaku ini dendam, karena dulu itu mereka pernah tawuran dan rekannya ini tewas dibacok oleh korban," kata Bambang di Mapolsek Pasar Kemis, Kamis (5/12/2019).

Bambang meyakinkan kalau kejadian berdarah tersebut bukan tawuran antar suporter bola melainkan memang murni tawuran antar pelajar.

Namun, momen dan waktunya yang memang sangat bertepatan dengan usainya pertandingan semi final Liga 2 Antara Persita Tangerang melawan Sriwijaya FC.

"Pelaku ini dendam dan memang sudah niat membalaskan dendam itu hingga mereka berdua janjian bertemu dan kebetulan, berbarengan dengan adanya nonton bareng pertandingan Persita Tangerang," terang Bambang.

Saat bertemu di lokasi kejadian di kawasan Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang, MR sudab membawa senjata tajam jenis celurit.

Halaman
1234
Penulis: Ega Alfreda
Editor: Wahyu Aji
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved