Suami dan Anak Cemas, Petani Brebes Tewas Tersambar Petir Saat Pulang ke Rumah

Alfiyah, seorang petani warga Desa Padakaton, Kecamatan Ketanggungan, Kabupaten, Brebes tewas tersambar petir sekitar pukul 16.00 WIB.

Suami dan Anak Cemas, Petani Brebes Tewas Tersambar Petir Saat Pulang ke Rumah
TribunJateng/istimewa
Anggota Koramil Ketanggungan mendatangi rumah korban untuk berbela sungkawa, Kamis (5/12/2019). 

TRIBUNJAKARTA.COM, BREBES - Alfiyah, seorang petani warga Desa Padakaton, Kecamatan Ketanggungan, Kabupaten, Brebes tewas tersambar petir sekitar pukul 16.00 WIB, Rabu (4/12/2019) sore.

Saat kejadian, Alfiyah dalam perjalanan pulang dari sawah menuju rumahnya di RT 3 RW 3, Desa Padakaton.

Jasad Alfiyah ditemukan oleh suaminya, Kusen (60) dan anaknya, Khotijah (14).

Saat itu, suami dan anaknya merasa cemas karena Alfiyah tak kunjung pulang ke rumah sampai menjelang maghrib.

Sehingga mereka berinisiatif mencari Alfiyah ke sawah.

"Namun korban ditemukan suami dan anaknya, sudah dalam keadaan meninggal dunia akibat sambaran petir saat perjalanan pulang ke rumah," kata Danramil 15 Ketanggungan Kodim 0713 Brebes, Kapten Infanteri Sugeng Wiyono, Kamis (5/12/2019).

Dikatakannya, hujan deras disertai petir melanda wilayah Padakaton saat kejadian.

Sehingga kuat dugaan, tewasnya korban tersambar petir. Terlebih, baju dan tubuh korban terdapat bekas sambaran petir.

Sugeng menghimbau agar masyarakat lebih berhati-hati jika bepergian atau di perjalanan terutama saat hujan disertai petir.

"Memang perlu terus kita ingatkan agar saat berteduh dari hujan disertai petir, menghindari di bawah pohon, bermain HP saat berteduh, ataupun berkendara di jalan atau tanah lapang," imbaunya.

Halaman
123
Editor: Ferdinand Waskita Suryacahya
Sumber: Tribun Solo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved