Tanggul Kali di Perumahan CKP Jatiasih Bekasi Jebol, Tumpukan Sampah Disinyalir Jadi Penyumbatan Air

Abdul Rosyid ketua RW04, Perumahan CKP mengatakan, kejadian terjadi sekitar pukul 21.00 WIB. Hujan deras melanda kawasan sekitar sejak pukul 19.00 WIB

Tanggul Kali di Perumahan CKP Jatiasih Bekasi Jebol, Tumpukan Sampah Disinyalir Jadi Penyumbatan Air
TRIBUNJAKARTA.COM/YUSUF BACHTIAR
Sejumlah petugas melakukan pengangkutan sampah di saluran Kali Cakung, Perumahan CKP Jatiasih Bekasi, Kamis, (5/12/2019). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Yusuf Bachtiar

TRIBUNJAKARTA.COM, JATIASIH - Tanggul saluran Kali Cakung yang berada di Perumahan Cahaya Kemang Permai (CKP), Kelurahan Jatikramat, Kecamatan Jatiasih, Kota Bekasi jebol usai diguyur hujan lebat pada, Rabu, (4/12/2019) malam.

Pantauan TribunJakarta.com, tanggul yang mengalami kerusakan berada di Jalan Sedap Malam, dinding tanggul hancur hingga menyisahkan puing dan lumpur.

Abdul Rosyid ketua RW04, Perumahan CKP mengatakan, kejadian terjadi sekitar pukul 21.00 WIB. Hujan deras melanda kawasan sekitar sejak pukul 19.00 WIB.

Kondisi tanggul jebol di Perumahan CKP Jatiasih Kota Bekasi, Kamis, (5/12/2019).
Kondisi tanggul jebol di Perumahan CKP Jatiasih Kota Bekasi, Kamis, (5/12/2019). (TRIBUNJAKARTA.COM/YUSUF BACHTIAR)

"Jadi karena curah hujan yang cukup tinggi semalam debit air di kali meningkat, jam 9 malam itu jebol tangguhnya," kata Rosyid saat dijumpai di lokasi tanggul jebol, Kamis, (5/12/2019).

Dia menjelaskan, kejadian ini menyebabkan air meluap hingga membanjiri perumahan warga skitar 50 sentimeter.

"Banjir ini sekitar lokasi tanggul lumpuh terutama jalanan, kalau sampai masuk ke rumah ada sebagian yang rumahnya aga rendah, tapi di sini mayoritas rumah warga tinggi untuk mengantisipasi banjir," ungkap Rosyid.

Tanggul yang rusak ini merupakan tanggul lama yang sudah dibangun oleh pengembang. Debit air kali yang selalu meningkat kemudian membuat warga secara swadaya menambah ketinggian tanggul hingga sekitar 2 meter.

"Kalau tanggul aslinya itu cuma satu meter, karena sering meluap jadi ditinggiin sama warga secara swadaya," jelas dia.

Penyebab tanggul jebol juga disinyalir adanya tumpukan sampah yang menyumbat aliran air kali.

"Jadi memang kebetulan ada pekerjaan peninggian jembatan, nah di bawahnya itu masih ada kayu-kayu yang kemudian tersangkut sampah hingga menumpuk," jelas dia.

Dia berharap, perbaikan tanggul dapat segera dilakukan lantaran warga khawatir ketika hujan deras melanda akan berakibat banjir.

"Karena inikan sebetulnya belum puncaknya (musim hujan), takutnya kalau udah masuk puncaknya bisa lebih cepat banjir ini perumahan gara-gara tanggulnya jebol," jelas dia.

Adapun sejauh ini, titik tanggul yang mengalami kerusakan dibatasi dengan menggunakan karung plastik berisi pasir sebagai tanggul sementara.

Sejumlah petugas juga nampak melakukan pengangkutan sampah yang disinyalir jadi penyumbat laju air di saluran Kali Cakung yang melintas di Perumahan CKP Jatiasih.

Penulis: Yusuf Bachtiar
Editor: Wahyu Aji
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved