Terkuak CCTV Rumah Dicabut di Kasus Kematian Hakim PN Medan, Sang Istri Beri Kesaksian Begini

"Info dari kepolisian itu menyebutkan kalau CCTVitu tidak dicolokkan, padahal sebenarnya berfungsi. Jadi disengaja," tegas Erintuah Damanik.

Terkuak CCTV Rumah Dicabut di Kasus Kematian Hakim PN Medan, Sang Istri Beri Kesaksian Begini
TribunMedan/Istimewa
Humas PN Medan, Jamaluddin ditemukan tewas di Kebun Sawit, Jumat (29/11/2019) (Istimewa) 

TRIBUNJAKARTA.COM - Terdapat hal janggal yang kembali diungkap saat kematian Hakim PN Medan Jamaluddin pasa 29 November 2019 lalu.

Humas PN Medan Erintuah Damanik menuturkan, saat kejadian tersebut rupanya CCTV di rumahnya ternyata dicabut.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, rumah Jamaluddin bersama istri keduanya Zuraida Hanum berada di Jalan Aswad, Perumahan Royal Monaco, Blok B No 22, Medan Johor.

"Info dari kepolisian itu menyebutkan kalau CCTVitu tidak dicolokkan, padahal sebenarnya berfungsi. Jadi disengaja," tegas Erintuah Damanik.

Pilih Jadi Pemulung, Mantan ART Nike Ardilla Ungkap Alasannya Tak Mau Bekerja Dengan Artis Lain

Lebih lanjut, Erintuah Damanik memaparkan hal janggal lainnya yakni ditemukan dari CCTV di sebelah rumah Jamaluddin dimana sekitar pukul 04.00 WIB, ada mobil Land Crusher Prado yang keluar dari rumah Jamal, namun dengan arah yang berbeda.

"Jadi hal janggal lainnya diambil dari CCTV rumah tetangga, kalau mobil itu keluar biasanya ke kanan. Tapi kalau hari itu ke kiri bukan ke arah pengadilan. Dan setelah mobil itu lewat ada sepeda motor yang mengikuti," ucap Erintuah Damanik.

Erintuah Damanik menjelaskan bahwa pada hasil dari autopsi pada malam kejadian hasilnya Jamal ternyata sudah meninggal sejak dini hari.

"Kita mendengar hasil bahwa sebelum visum dalam itu itu, dinyatakan bahwa korban 20 jam sebelumnya sudah meninggal. Itu menyatakan bahwa 20 jam sebelum diautopsi itu dia meninggal, artinya jika dihitung mundur 20 jam itu dia meninggal sekitar jam 3 atau 4 subuh," imbuh Erintuah Damanik.

Meski demikian, Erintuah Damanik belum dapat memastikan kematian tersebut akibat dibunuh atau tidak.

"Saya tidak tahu dibunuh apa enggak, yang jelas infonya seperti itu sudah meninggal 20 jam sebelum di otopsi, berarti sekitar jam 3 atau 4 subuh kalau kita hitung menurut hitung-hitungan mundur otopsi jam 20.00 WIB," tutur Erintuah Damanik.

Dikenal Sebagai ART Loyal, Umar Ungkap 2 Kebiasaan Mendiang Nike Ardilla Setiap Bangun Tidur

Halaman
1234
Penulis: Kurniawati Hasjanah
Editor: Muji Lestari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved