Total 299 Mobil Mewah di Jakarta Menunggak Pajak, Petugas Samsat Datangi Sang Pemilik

Kepala Unit PKB dan BBN-KB Jakarta Pusat, Manarsar Simbolon, mengatakan 299 pemilik mobil mewah di Jakarta Pusat telah didatangi petugas Samsat.

TRIBUNJAKARTA.COM/Annas Furqon Hakim
Deretan mobil mewah di kawasan Kebayoran Lama yang terjaring razia lantaran menunggak pajak, Selasa (3/12/2019). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Muhammad Rizki Hidayat

TRIBUNJAKARTA.COM, KEMAYORAN - Kepala Unit PKB dan BBN-KB Jakarta Pusat, Manarsar Simbolon, mengatakan 299 pemilik mobil mewah di Jakarta Pusat telah didatangi petugas Samsat setempat.

Sebabnya, kata Manarsar 299 pemilik mobil senilai Rp 1 miliaran ini menunggak pajak kendaraan.

"299 pemilik mobil mewah sudah kami door to door. Mereka adalah penunggak pajak," ucapnya, saat ditemui TribunJakarta.com, di kantor Samsat Jakarta Pusat, Kamis (5/12/2019).

Kegiatan ini, sambungnya, tak ada kaitannya dengan pemilik Kartu Jakarta Pintar (KJP).

"Kalau door to door, itu beda lagi. Tidak ada hubungannya dengan KJP. Kalau door to door itu penunggak pajak. Pajak kendaraan bermotor, khususnya mobil mewah," ucapnya.

"Jadi, kami datangi satu per satu ke rumahnya. Tapi sebelum itu, kami mengirim surat imbauan kepada mereka," lanjutnya.

Lebih lanjut, dia mengatakan dari 299 penunggak pajak kendaraan ini, 169 di antaranya telah membayar.

"Dari 299, ini 161-nya sudah membayar pajak. Jadi, sudah ada realisiasi sebanyak 62 persen. Saya tinggal kejar yang 138," ucap dia.

Dia menambahkan, pihaknya bekerja sama dengan petugas Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

"Kami kerja sama dengan KPK dan kejaksaan. Nah, kami melakukan ini untuk memberi efek jera kepada yang lain," katanya.

Penulis: Muhammad Rizki Hidayat
Editor: Suharno
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved