Berdasarkan Hasil Otopsi Hakim PN Medan Diduga Tewas Sejak Dini Hari, Polisi Periksa Istri Korban

Terungkap hakim PN Medan disebut tewas sejak subuh berdasarkan hasil visum, sang istri diduga jadi otak pelaku pembunuhan.

Berdasarkan Hasil Otopsi Hakim PN Medan Diduga Tewas Sejak Dini Hari, Polisi Periksa Istri Korban
Serambi Indonesia
Hakim PN Medan Disebut Tewas Sejak Subuh, Sang Istri Diduga Otak Pelaku Pembunuhan, Ini Kata Polisi 

TRIBUNJAKARTA.COM - Humas PN Medan Erintuah Damanik menuturkan, berdasarkan hasil autopsi ternyata hakim PN Medan Jamaluddin sudah meninggal sejak dini hari.

"Kami mendengar hasil visum dinyatakan korban 20 jam sebelumnya sudah meninggal. Artinya jika dihitung mundur 20 jam, itu dia (Jamaluddin) meninggal sekitar jam 3 atau 4 subuh," imbuh Erintuah Damanik.

TONTON JUGA:

Lebih lanjut, Erintuah Damanik memaparkan belum mengetahui sosok pelaku pembunuh hakim Jamaluddin.

Saat Ditanya apakah Jamaluddin memiliki pekerjaan lain selain hakim di PN Medan, Erintuah Damanik menegaskan tak tahu.

Namun, istri almarhum memiliki bisnis properti.

Dipecat Karena Diduga Terlibat Penyeludupan Harley, Eks Dirut Garuda Punya Tanah & Bangunan Rp23 M

"Istrinya suka share di facebook punya perumahan. Dia juga punya bisnis penimbunan tanah jalan tol. Sawit juga," tutur Erintuah Damanik.

Kepemilikan bisnis tersebut oleh keluarga Jamaluddin diyakini tidak melanggar prosedur.

Humas PN Medan Jamaluddin semasa hidup. Ia ditemukan tewas di areal kebun sawit warga di Dausun II Namo Rindang, Desa Suka Rame, Kecamatan Kutalimbaru, Kabupaten Deliserdang, Jumat (29/11/2019).
Humas PN Medan Jamaluddin semasa hidup. Ia ditemukan tewas di areal kebun sawit warga di Dausun II Namo Rindang, Desa Suka Rame, Kecamatan Kutalimbaru, Kabupaten Deliserdang, Jumat (29/11/2019). (TribunMedan/Istimewa)

"Kalau gak ada (jabatan) saya kita gak masalah," tegas Erintuah Damanik.

Polisi Duga Istri Hakim PN Medan Otak Pelaku Pembunuhan

CCTV Rumah Dicabut di Kasus Kematian Hakim PN Medan, Istri Korban Beberkan Ini

Halaman
1234
Penulis: Kurniawati Hasjanah
Editor: Rr Dewi Kartika H
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved