Kepala Rumah Sakit Gadungan di Palembang Tipu Calon Perawat, Minta Foto Bugil Sebagai Syarat

Wahyudi (35), pria yang mengaku kepala rumah sakit di Palembang ditangkap jajaran Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Sumsel.

Kepala Rumah Sakit Gadungan di Palembang Tipu Calon Perawat, Minta Foto Bugil Sebagai Syarat
KOMPAS.COM/AJI YK PUTRA
Wahyudi (35) kepala rumah sakit gadungan yang menipu para calon perawat dan memeras korbannya dengan ancaman akan menyebarkan foto bugil, saat ditangkap di Polda Sumatera Selatan,Jumat (6/12/2019). 

TRIBUNJAKARTA.COM - Wahyudi (35), pria yang mengaku sebagai salah satu kepala rumah sakit di Palembang ditangkap jajaran Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Sumatera Selatan, lantaran telah melakukan penipuan kepada para calon perawat.

Penangkapan Wahyudi yang tercatat sebagai warga Jalan Mayor Zen, Kelurahan Sei Selayur, Kecamatan Kalidoni, Palembang, tersebut setelah salah satu korban inisial JM membuat laporan ke polisi lantaran menjadi korban penipuan pelaku.

Kasubdit V Siber Ditreskrimsus Polda Sumsel, Kompol Adhi Setyawan mengatakan, modus yang digunakan Wahyudi yakni berpura-pura menjadi kepala rumah sakit.

Setelah itu, para korban yang merupakan lulusan sarjana keperawatan diimingi oleh pelaku untuk bekerja di rumah sakit tanpa mengikuti jalur tes.

Akibat tergiur dengan iming-iming tersebut, para korban lebih dulu diminta uang jaminan yang dikirimkan ke rekening pelaku sebesar Rp 500.000.

PT KCI Tambah Jadwal Perjalanan KRL di Stasiun Bekasi Karena Gapeka 2019 Diprotes Warga

Tim Mobile Legends Indonesia ke Final SEA Games 2019 Cabang eSports Usai Kalahkan Malaysia

"Sebelum korban mengirimkan uang, tersangka lebih dulu minta foto bugil korban sebagai persyaratan," kata Adhi, Jumat (6/12/2019).

Setelah mengirimkan foto bugil serta uang, Wahyudi pun menghilang.

Namun, saat korban menayakan kapan bekerja, pelaku langsung mengancam akan menyebar foto milik korban.

"Sehingga, pelaku menggunakan foto itu untuk memeras korban. Korban mengenal pelaku melalui medsos," ujar dia.

 Saat mencari korban, pelaku mengaku sebagai seorang perempuan dan merupakan staf kepala rumah sakit.

Halaman
123
Editor: Suharno
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved