Ari Askhara Dicopot Jadi Dirut Garuda, Sandiaga Uno: Jangan Dirundung Habis-habisan

Kasus penyelundupan Harley Davidson dan sepeda Brompton di pesawat Garuda Indonesia terus menjadi sorotan.

Ari Askhara Dicopot Jadi Dirut Garuda, Sandiaga Uno: Jangan Dirundung Habis-habisan
TRIBUNJAKARTA.COM/JAISY RAHMAN TOHIR
Mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta, Sansiaga Uno di Masjid Raya Bintaro, Pondok Aren, Tangsel, Jumat (6/9/2019). 

TRIBUNJAKARTA.COM - Kasus penyelundupan Harley Davidson dan sepeda Brompton di pesawat Garuda Indonesia terus menjadi sorotan.

Terlebih setelah Menteri BUMN Erick Thohir memecat Direktur Utama Garuda Indonesia, I Gusti Ngurah Askhara Danadiputra atau akrab disapa Ari Askhara.

Berbagai tokoh pun memberi tanggapan.

Sejumlah pihak juga mengungkap kebijakan yang dianggap tak fair saat Ari Askhara menjabat sebagai Dirut Garuda. 

Berikut rangkumannya dari Kompas.com, Minggu (8/12/2019). 

1. Tanggapan Sandiaga Uno

Sandiaga Uno dalam Mata Najwa episode
Sandiaga Uno dalam Mata Najwa episode "Demi Bisnis Negara", Rabu (4/12/2019). (Tangkapan Layar Najwa Shihab)

Pengusaha yang juga Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra, Sandiaga Uno memberi tanggapan atas kasus penyelundupan Harley Davidson yang melibatkan Ari Askhara.

Sandi meminta publik menilai kasus Ari Askhara secara proporsional karena banyak kasus serupa yang terjadi. 

"Saya ucapkan dukungan saya kepada pak Erick (Menteri BUMN Erick Thohir,-Red) dan melihat kasus ini, jangan betul-betul dihancurkan dia (Ari Ashkara), dirundung (bully) habis-habisan, tapi dijadikan contoh agar kejadian tidak terulang lagi," kata Sandi di Hotel Crowne Jakarta, Minggu (8/12/2019), seperti dikutip dari Kompas.com yang mengutip Antara. 

Terkait sosok Ari Askhara, Sandi mengaku mengetahui kiprah Ari.

Halaman
1234
Editor: Kurniawati Hasjanah
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved