Cerita Siska, Jadi Waria Sejak Usia Dini dan Pernah Berprofesi Sebagai Pekerja Malam di Luar Negeri

Selanjutnya, saat usianya menginjak 16 tahun, Siska mengaku sudah berada di luar negeri dan tak lagi bekerja di Indonesia

Cerita Siska, Jadi Waria Sejak Usia Dini dan Pernah Berprofesi Sebagai Pekerja Malam di Luar Negeri
TribunJakarta.com/Nur Indah Farrah Audina
Siska, pengamen waria saat ditemui di sekitaran Pondok Melati, Bekasi, Jawa Barat, Minggu (8/12/2019). 

"Karena sudah merasa kayak perempuan, akhirnya aku terjun langsung sekalian aja (jadi waria)," ungkapnya pada TribunJakarta.com, Minggu (8/12/2019).

Dengan berpakaian seperti wanita dan rambut panjang, Siska menjalani hidupnya selama dua tahun ke depan menjadi pengamen.

Berbekal satu buah alat musik yang diselempangkan, ia keliling Bekasi dan Jakarta Timur dari kos-kosannya di Kalimalang sejak pagi hingga larut malam.

"Dua tahun berarti ya aku ngamen di sini (Bekasi) ke Jakarta," ucapnya.

Selanjutnya, saat usianya menginjak 16 tahun, Siska mengaku sudah berada di luar negeri dan tak lagi bekerja di Indonesia.

"Abis situ aku kerja jadi PSK di Malaysia. Pokoknya ada yang nawarin aku bilangnya mami ayam. Ya tahulah mami ayam itu maksudnya germo. Di situ aku dipinjamin uang Rp 15 juta untuk pembuat passport dan pemberangkatan," jelasnya.

Namun, dalam waktu satu bulan, uang tersebut harus kembali pada mami ayam secara lunas.

"Syukurnya di sana itu waria juga laku. Satu kali kencan aku dibayar 1.000 ringgit. Sudah jutaan ya kalau di rupiahkan. Kalau di Indonesia paling kayak aku cuma dibayar Rp 150 ribu. Jadi kebayarlah ke mami ayam dalam sebulan itu," ungkapnya.

Lakukan operasi

Kehidupan dunia malam Siska pun berlanjut dan membuatnya ketagihan.

Halaman
1234
Penulis: Nur Indah Farrah Audina
Editor: Muhammad Zulfikar
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved