Warga Bongkar Lagi Pembatas Jalan

Pekan Depan, Dinas Perhubungan Akan Evaluasi Penutupan U-turn Jalan Satrio

Pekan depan Dinas Perhubungan DKI Jakarta akan mengevaluasi uji coba rekayasa lalu lintas di Jalan Dr Satrio, Kuningan, Setiabudi, Jakarta Selatan.

Pekan Depan, Dinas Perhubungan Akan Evaluasi Penutupan U-turn Jalan Satrio
TribunJakarta/Annas Furqon Hakim
Pengendara motor melintas di U-turn Jalan Dr Satrio, Setiabudi, Jakarta Selatan, Minggu (8/12/2019) 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Annas Furqon Hakim

TRIBUNJAKARTA.COM, SETIABUDI - Pekan depan Dinas Perhubungan DKI Jakarta akan mengevaluasi uji coba rekayasa lalu lintas di Jalan Dr Satrio, Kuningan, Setiabudi, Jakarta Selatan.

Penutupan putaran arah atau U-turn di bawah flyover Jalan Dr Satrio termasuk yang bakal dievaluasi.

"Pekan depan akan ada evaluasi dari Dinas," kata Kepala Suku Dinas Perhubungan Jakarta Selatan, Budi Setiawan, saat dihubungi, Minggu (8/12/2019).

Nantinya, hasil evaluasi tersebut akan menjadi rujukan apakah penutupan U-turn di bawah flyover Jalan Dr Satrio dilanjutkan atau tidak.

"Memang dengan adanya revitalisasi trotoar badan jalan tambah sempit. Berarti kita harus ada rekayasa lalu lintas yang benar. Makanya ada uji coba," ujarnya.

Saat ini, hanya pengendara motor yang diperbolehkan bebas melintas di U-turn di bawah flyover Jalan Dr Satrio.

Mereka melintas melewati celah berukuran 1,5 meter di antara beton-beton pembatas moveble concrete barrier (MCB) yang digunakan untuk menutup putaran arah tersebut.

Sepanjang Jalan Dr Satrio memang tengah dilakukan pelebaran trotoar. Karenanya, pihak Dishub DKI melakukan rekayasa lalu lintas guna mengurai kemacetan.

Salah satunya dengan menutup U-turn di Jalan Satrio. Bagi pengendara yang ingin berputar diarahkan naik flyover dan putar balik di depan City Walk.

Penulis: Annas Furqon Hakim
Editor: Y Gustaman
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved