Pembangunan Waduk Pondok Ranggon 1 Mangkrak, 27 Bidang Lahan Warga Belum Bebas

Pengerjaan Waduk Pondok Ranggon 1 di Kelurahan Pondok Ranggon, Kecamatan Cipayung sudah lebih dari tiga tahun tak kunjung rampung.

Pembangunan Waduk Pondok Ranggon 1 Mangkrak, 27 Bidang Lahan Warga Belum Bebas
TribunJakarta/Bima Putra
Kondisi Waduk Pondok Ranggon 1 di Cipayung, Jakarta Timur, Minggu (8/12/2019) 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Bima Putra

TRIBUNJAKARTA.COM, CIPAYUNG - Pengerjaan Waduk Pondok Ranggon 1 di Kelurahan Pondok Ranggon, Kecamatan Cipayung sudah lebih dari tiga tahun tak kunjung rampung.

Satu sebab pembangunan waduk yang berfungsi mengurangi debit air ke Kali Sunter agar tak meluap karena masalah pembebasan lahan.

Ketua RT 02/RW 01 Kelurahan Pondok Ranggon Mamad mengatakan warganya tak menolak pembangunan waduk, sebaliknya mereka justru mendukung.

Namun warga yang rumahnya terdampak pembangunan harus menunggu giliran pembebasan lahan proyek Dinas Sumber Daya Air (SDA) Pemprov DKI Jakarta.

"Alhamdulillah semua mendukung pak. Kemarin baru diundang untuk penelitian berkas 7 bidang, tinggal menunggu pembayaran. Untuk harga sudah disepakati oleh warga," kata Mamat di Cipayung, Jakarta Timur, Minggu (8/12/2019).

Seca keseluruhan, kini tersisa sekitar 27 bidang lahan warga RT 02 yang masih menanti uang ganti rugi pembebasan lahan dari Dinas SDA DKI Jakarta.

Mamat menuturkan 14 bidang di antaranya jadi akses masuk jalan ke Waduk Ranggon 1 yang pembangunannya menanti anggaran.

"Yang masih menunggu penelitian berkas 6 bidang lagi. Untuk akses jalan masuk ke Waduk kira-kira 14 bidang lahan lagi. Infonya pengerjaan dilanjut setelah pembebasan lahan," ujarnya.

Bulu Tangkis SEA Games 2019: Rinov/Pitha Kalah, All Indonesian Final Batal Terjadi

Keluhan Warga Terhadap Simpang Gaplek dan Harapan Dibangunnya Flyover

Flyover Simpang Gaplek Mulai Proses Pembangunan, Disebut Rampung 2020

Pantauan wartawan TribunJakarta.com, pengerjaan Waduk Pondok Ranggon 1 kini terhenti tanpa adanya papan kegiatan lazimnya proyek pemerintah.

Sejumlah beko dan alat berat hanya bercokol di tepi waduk tempat tinggal sementara bagi para pekerja yang bertugas mengawasi proyek.

Tak ada aktivitas sama sekali di Waduk yang baru-baru ini pembangunannya disinggung Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta dari Fraksi Gerindra, M Taufik.

Penulis: Bima Putra
Editor: Erik Sinaga
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved