SEA Games 2019

SEA Games 2019: Fajar/Rian Minta Maaf Setelah Tersisih Pada 8 Besar, Gregoria Main Monoton

Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto tersisih pada perempat final lantaran dikalahkan wakil Thailand, Bodin Isara/Maneepong Jongjit.

Penulis: Erik Sinaga | Editor: Erik Sinaga
Badminton Indonesia
Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto di Malaysia Open 

"Mereka hari ini bermain bagus sementara kami melakukan kesalahan sendiri. Sepanjang pertandingan kami tertekan," kata Fajar.

"Angin di sini kencang, tetapi Isara/Jongjit menghadapiya dengan lebih rileks. Kami kalah di aspek itu dan banyak terburu-buru mematikan bola," tutur dia menambahkan.

Seperti Muhammad Rian Ardianto, Fajar Alfian juga tak menyembunyikan perasaan kecewanya.

"Sebenarnya kami ingin fokus pada nomor perorangan, jadi hasil ini sangat mengecewakan," ujar Fajar.

Gregoria: Permainan Saya di Lapangan Sangat Monoton

Pebulu tangkis tunggal putri Indonesia, Gregoria Mariska Tunjung, bersiap melepas servis saat menjalani pertandingan melawan Abigail Holden pada penyisihan Grup B Piala Sudirman 2019 kontra Inggris di Guangxi Sports Center Gymnasium, Nanning, China, Minggu (19/5/2019).
Pebulu tangkis tunggal putri Indonesia, Gregoria Mariska Tunjung, bersiap melepas servis saat menjalani pertandingan melawan Abigail Holden pada penyisihan Grup B Piala Sudirman 2019 kontra Inggris di Guangxi Sports Center Gymnasium, Nanning, China, Minggu (19/5/2019). (Badminton Indonesia)

Pebulu tangkis tunggal putri Indonesia, Gregoria Mariska Tunjung, mengatakan dia tersisih dari SEA Games 2019 karena permainan yang monoton.

Diberitakan BolaSport.com sebelumnya, Gregoria Mariska Tunjung tersisih di babak perempat final nomor perorangan SEA Games 2019, Sabtu (7/12/2019).

Dia kalah dari Selvaduray Kisona (Malaysia) dengan skor 21-19, 12-21, 19-21 pada laga di Muntinlupa Sports Complex, Manila, Filipina.

Gregoria kecewa dengan penampilannya sendiri.

"Dari pola permainan dan segala hal, saya monoton sekali. Permainan saya hari ini tak sesuai harapan dan target. Saya tampil jelek," tutur Gregoria, dilansir BolaSport.com dari Badminton Indonesia.

Gregoria menambahkan bahwa ia banyak melakukan kesalahan sendiri dan sulit mengatur emosi.

Akibatnya, ia terus berada di bawah tekanan lawan.

Timnas U-23 Lolos ke Final SEA Games 2019, Indra Sjafri Siap Ditunjuk Jadi Pelatih Timnas Senior

Pemadam Amankan Ular Sanca Sepanjang 3 Meter yang Resahkan Warga Asrama Polri Cipinang

Liga Inggris: Kuasai Bola 70 Persen, Chelsea Kalah di Kandang Everton 1-3

Gregoria sebenarnya bisa membukukan kemenangan pada gim ketiga karena sudah unggul jauh.

Sial baginya, Kisona menyalip poin dan berbalik menang.

"Sebenarnya pola main Kisona biasa saja, bolanya pun tidak susah. Hanya memang saya tampil di bawah standar. Saya ingin menang, tetapi akhirnya berantakan," ucap Gregoria.

Hasil Liga Italia: Juventus Kalah 1-3 Lawan Lazio, Gol Cristiano Ronaldo Sia-sia

"Saya tidak bisa mengelola mental dan mengendalikan emosi. Sebenarnya tak apa-apa kalau hasl kurang maksimal, tetapi saya kecewa karena permainan tak keluar," kata dia melanjutkan.

Berita ini telah tayang di Bolasport dengan judul: SEA Games 2019 - Fajar/Rian Minta Maaf Setelah Tersisih pada 8 Besar

dan SEA Games 2019 - Gregoria: Permainan Saya di Lapangan Sangat Monoton

Sumber: BolaSport.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved