Gubernur DKI Anies Baswedan Apresiasi Presiden Jokowi: Beliau Paham Kondisi Transportasi Jakarta

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengapresiasi Presiden Joko Widodo yang telah menginisiasi pembentukan perusahaan joint venture.

Gubernur DKI Anies Baswedan Apresiasi Presiden Jokowi: Beliau Paham Kondisi Transportasi Jakarta
KOMPAS.com/GARRY LOTULUNG
Kereta MRT saat mengikuti kegiatan uji coba kereta MRT fase 1 lintas Lebak Bulus-Bundaran Hotel Indonesia (HI) di Jakarta, Selasa (12/3/2019). Uji coba publik kereta MRT fase 1 dilakukan mulai 12-23 Maret 2019. Hingga 11 Maret, tercatat 184.738 orang yang mendaftar untuk mengikuti rangkaian uji coba tersebut. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dionisius Arya Bima Suci

TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengapresiasi Presiden Joko Widodo ( Jokowi) yang telah menginisiasi pembentukan perusahaan joint venture demi membantu terintegrasinya transportasi di ibu kota.

Hal ini ia sampaikan usai penandatanganan kesepatakan pembentukan perusahaan patungan antara Pemprov DKI Jakarta yang diwakili oleh Badan Usahan Milik Daerah (BUMD) PT MRT Jakarta dan PT KAI di Balai Kota, Gambir, Jakarta Pusat.

"Kami sampaikan apresiasi kepada bapak Presiden Jokowi yang sudah memberikan instruksi, arahan, sehingga kita semua punya landasan untuk bergerak," ucapnya, Senin (9/12/2019).

Jadi Satpol PP Gadungan, Heri Tipu Warga yang Lagi Bangun Masjid di Jatinegara Jakarta Timur

BREAKING NEWS Ancam 2 Anak Balitanya Pakai Pisau, Pria Pengangguran di Cilincing Ditangkap

Kedapatan Bawa Badik, Mantan Pelaku Curanmor Diamankan Tim Tiger Polres Metro Jakarta Utara

Dijelaskan Anies, Presiden Jokowi tampak sangat memahami situasi dan kondisi di Jakarta sehingga mantan Wali Kota Solo ini langsung menggagas perusahaan patungan demi menyelesaikan masalah transportasi di ibu kota.

Jokowi sendiri sebelum dilantik menjadi Presiden RI pada periode pertamanya 2014 lalu, sempat merasakan kursi orang nomor satu di DKI sejak 2012 lalu.

Kala itu, ia memimpin Jakarta bersama sang pendampingnya Basuki Tjahaja Purnama (BTP) alias Ahok yang kini menjabat sebagai Komisaris Utama PT Pertamina.

"Jadi ketika kami sampaikan ini masalahnya, tidak perlu penjelasan panjang lebar. Recording beliau langsung ingat pernah mengalami juga," ujarnya di Balai Kota, Gambir, Jakarta Pusat.

Untuk diketahui, perusahaan patungan ini sendiri akan mulai aktif bekerja pada awal 2020 mendatang.

Direktur PT MRT Jakarta William Sabandar mengatakan, ada tiga tugas yang akan dijalankan oleh perusahaan patungan ini di awal pembentukannya.

Halaman
123
Penulis: Dionisius Arya Bima Suci
Editor: Suharno
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved