Kasus Ujaran Ikan Asin di Medsos

Kuasa Hukum Bantah Pablo Benua dan Rey Utami Dikawal Anggota Ormas

Kuasa hukum pasangan Pablo Benua dan Rey Utami, Insank Nasrudin, mengklaim pihaknya tak pernah meminta pengawalan dari anggota organisasi masyarakat

Kuasa Hukum Bantah Pablo Benua dan Rey Utami Dikawal Anggota Ormas
TRIBUNJAKARTA.COM/Annas Furqon Hakim
Terdakwa kasus pencemaran nama baik, Pablo Benua, mendapat pengawalan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Senin (9/12/2019). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Annas Furqon Hakim

TRIBUNJAKARTA.COM, PASAR MINGGU - Kuasa hukum pasangan Pablo Benua dan Rey Utami, Insank Nasrudin, mengklaim pihaknya tak pernah meminta pengawalan dari anggota organisasi masyarakat (ormas).

Ia mengatakan, kehadiran sejumlah anggota ormas pada persidangan hari ini hanya untuk memberi dukungan.

"Semata-mata hanya support Pablo dan Rey, tidak ada pengawalan. Mereka datang sukarela," kata Insank seusai persidangan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Senin (9/12/2019).

"Karena mereka mengetahui Pablo dan Rey sudah sidang, makanya kawan-kawan memberi dukungan," lanjut dia.

Selain itu, ia membantah kehadiran sejumlah anggota ormas merupakan permintaan dari kuasa hukum.

"Nggak ada permintaan khusus, nggak ada. Semua karena perkawanan saja," ujarnya.

Insank pun mengaku tidak tahu perihal jumlah anggota ormas yang hadir di persidangan hari ini.

"Kami juga nggak bisa menghitung karena mereka datang karena rasa solidaritas," ucap pria yang sebelumnya menjadi kuasa hukum Ratna Sarumpaet itu.

Kasus pencemaran nama baik dengan vlog "ikan asin" ini telah bergulir sejak Juni 2019.

Halaman
123
Penulis: Annas Furqon Hakim
Editor: Muhammad Zulfikar
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved