Kasus Ujaran Ikan Asin di Medsos

Trio Ikan Asin Didakwa Kasus Kesusilaan dan Menghina dan Terancam Hukuman 12 Tahun Penjara

Terdakwa Trio Ikan Asin, Pablo Benua, Rey Utami dan Galih Ginanjar terancam 10 tahun penjara

Trio Ikan Asin Didakwa Kasus Kesusilaan dan Menghina dan Terancam Hukuman 12 Tahun Penjara
KOMPAS.com/ANDIKA ADITIA
Tiga terdakwa kasus video ikan asin Galih Ginanjar, Pablo Benua, dan Rey Utami di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Senin (9/12/2019) 

TRIBUNJAKARTA.COM- Terdakwa Trio Ikan Asin, Pablo Benua, Rey Utami dan Galih Ginanjar mendengarkan sidang dakwaan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Senin (12/6/2019).

Berikut rangkuman TribunJakarta mengenai persidangan dakwaan trio terdakwa ikan asing:

1. Didakwa kasus kesusilaan dan menghina

Tiga terdakwa kasus ujaran "ikan asin" yang terdiri dari Pablo Benua, Galih Ginanjar, dan Rey Utami didakwa dengan tiga pasal berbeda.

Tiga pasal tersebut dibacakan oleh Jaksa Penuntut Umum dalam sidang perdana hari ini, Senin (9/12/2019).

Tiga terdakwa dijerat dengan pasal pelanggaran kesusilaan yakni Pasal 51 Ayat 2 Jo Pasal 36 Jo Pasal 27 Ayat 1 UU Nomor 19 Tahun 2016 tentang perubahan atas UU Nomor 11 Tahun 2006 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) Jo Pasal 55 ayat 1, subsider Pasal 45 ayat 1 Jo Pasal 27 Ayat 1 UU Nomor 19 Tahun 2016.

"Mereka yang melakukan, menyuruh melakukan, dan turut melakukan perbuatan dengan sengaja dan tanpa hak mendistribusikan dan atau mentransmisikan dan atau membuat dapat diaksesnya informasi elektronik dan dokumen elektronik yang memiliki muatan yang melanggar kesusilaan yang mengakibatkan kerugian bagi orang lain," ucap Jaksa Donny M Sanni di ruang utama Pengandilan Negeri Jakarta Selatan, Senin (9/12/2019).

Kedua, pada tersangka dijerat dengan pasal penghinaan dan pencemaran nama baik yakni Pasal 51 Ayat 2 Jo Pasal 36 Jo Pasal 27 Ayat 1 UU Nomor 19 Tahun 2016 tentang Perubahan Atas UU Nomor 11 Tahun 2006 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik Jo Pasal 55 ayat 1, subsider Pasal 45 Ayat 1 Jo Pasal 27 Ayat 3 UU Nomor19 tahun 2016.

Sedangkan pasal ketiga tentang penyerangan kehormatan dan menuduhkan sesuatu di muka umum yakni Pasal 310 Ayat 2 KUHP Jo Pasal 55 Ayat 1 KUHP.

"Dengan menuduhkan suatu hal yang maksudnya terang supaya hal itu diketahui umum," ucap dia.

Halaman
1234
Penulis: erik sinaga
Editor: Suharno
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved