Persija Jakarta

2 Kali Kalah Beruntun di Liga 1 2019, Pelatih Persija Akui Minimnya Konsentrasi di Lini Belakang

Sudirman berharap kesalahan yang terjadi dalam dua pertandingan terakhir tidak terulang kembali di laga selanjutnya menghadapi Madura United

2 Kali Kalah Beruntun di Liga 1 2019, Pelatih Persija Akui Minimnya Konsentrasi di Lini Belakang
KOMPAS.com/GARRY ANDREW LOTULUNG
Pemain Persija Jakarta, Marko Simic merayakan gol ke gawang Arema FC dalam laga pekan ke-12 Liga 1 2019 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Sabtu (3/8/2019). Laga bigmatch Persija vs Arema FC berakhir dengan skor 2-2. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Wahyu Septiana

TRIBUNJAKARTA.COM, JAKARTA - Persija Jakarta harus menelan kekalahan dan gagal mendapatkan poin dalam dua pertandingan terakhir yang dimainkan di kompetisi Liga 1 2019.

Tim asuhan Edson Tavares itu harus takluk dari Bhayangkara FC 3-0 (4/12/2019) dan kalah dari Perseru Badak Lampung 2-0 (8/12/2019) lalu.

Asisten pelatih Persija Jakarta, Sudirman menilai dua kekalahan beruntun yang dialami timnya tak lepas dari permasalahan konsentrasi para pemainnya di lini pertahanan.

Sudirman mengatakan, tim pelatih sudah memberikan informasi dan treatment yang benar kepada seluruh pemain.

Namun, para pemainnya tidak mampu menerapkan apa diinginkan tim pelatih dengan baik di lapangan.

"Itu harus kita akui. Saya pikir kekalahan dua berturut-turut kemarin karena lebih kepada persoalan konsentrasi dari para pemain. Apa yang disampaikan dari segi taktikal oleh coach itu sudah sangat detail sekali padahal," kata Sudirman saat ditemui di Lapangan NYTC, Sawangan, Selasa (10/12/2019).

Wisata Gerabah Khas Kabupaten Serang Dihadirkan di Terminal 2 Bandara Soekarno-Hatta

Menit 39 Doan Van Hau Jebol Gawang Timnas U-23 Indonesia, Tanpa Pengawalan Ketat

Menurut Sudirman, dalam permainan sepak bola kerap terjadi kesalahpahaman saat bermain di lapangan.

Hal tersebut menjadi salah satu faktor lini pertahanan Persija Jakarta tidak menampilkan permainan konsisten di lapangan.

"Jangan lupa juga dalam sepak bola juga ada miss komunikasi di dalam lapangan. Salah menginterpretasikan apa yang diinginkan oleh pelatih," papar Sudirman.

Lebih lanjut, Sudirman berharap kesalahan yang terjadi dalam dua pertandingan terakhir tidak terulang kembali di laga selanjutnya menghadapi Madura United.

"Itu menjadi bahan evaluasi bagi kami tim pelatih agar kedepannya nanti lawan Madura tidak terulang kembali," tutur mantan pemain Persija Jakarta era 90an tersebut.

Di laga selanjutnya, Persija Jakarta akan menantang Madura United dihadapan pendukungnya sendiri pada Jumat (13/12/2019) mendatang.

Penulis: Wahyu Septiana
Editor: Muhammad Zulfikar
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved