Pemprov DKI Buru Penunggal Pajak

BPRD Sebut Penunggak Pajak di Jakarta Selatan Masih Miliki Utang Pajak Rp 60 Miliar

Kepala Suku Badan Pajak dan Retribusi Daerah (Suban PRD) Jakarta Selatan, Yuspin Dramatin ada utang pajak Rp 60 Miliar.

BPRD Sebut Penunggak Pajak di Jakarta Selatan Masih Miliki Utang Pajak Rp 60 Miliar
TRIBUNJAKARTA.COM/ANNAS FURQON HAKIM
Petugas Suku Badan Pajak dan Retribusi Daerah Jakarta Selatan memasang spanduk penunggak pajak di Hotel The Grove Suites, Kuningan, Setiabudi Jakarta Selatan, Selasa (10/12/2019). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Annas Furqon Hakim

TRIBUNJAKARTA.COM, SETIABUDI - Pemerintah Kota Jakarta Selatan masih akan terus menagih penunggak pajak untuk melunasi kewajibannya.

Terutama, objek pajak yang memiliki potensi tinggi atau lebih dari Rp 1 miliar.

"Kami masih punya utang sekitar Rp 60 miliar lagi yang harus dikejar," kata Kepala Suku Badan Pajak dan Retribusi Daerah (Suban PRD) Jakarta Selatan, Yuspin Dramatin, Selasa (10/12/2019).

Untuk itu, lanjut dia, pihaknya bakal mengoptimalkan koordinasi dengan Wali Kota hingga ke tingkat kelurahan.

"Dari tunggakan yang terkecil sampai tertinggi sama-sama kita turun ke lapangan door to door untuk menagihnya," ujarnya.

Ia menjelaskan, Suban PRD akan terus bergerak hingga 20 Desember 2019 untuk memasang stiker, plang, dan spanduk peringatan telah menunggak pajak.

"Setelah dipasang plang, ada beberapa yang sudah bayar. Awalnyanya kan 103, sekarang tinggal 81," jelas Yuspin.

Sebelumnya, Suban PRD memasang plang dan spanduk di Hotel The Grove Suites milik perusahaan Bakrie Group di kawasan Epicentrum, Kuningan, Setiabudi, Jakarta Selatan.

Hotel bintang lima tersebut diketahui menunggak pajak hingga Rp 2,9 miliar.

Pengelola gedung beralasan Tertunggaknya pajak hingga miliaran karena belum memiliki anggaran.

"Pihak pengelola gedung mengakui tidak membayar PBB karena anggarannya belum tersedia, belum cukup," kata Yuspin saat ditemui di lokasi.

Namun, menurut Yuspin, pihak The Grove Suites berkomitmen untuk segera melunasi kewajibannya.

"Mereka sudah buat pernyataan akan dibayarkan tanggal 28 Desember 2019," ujar dia.

Penulis: Annas Furqon Hakim
Editor: Suharno
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved