Cerita Mulyono, Ribuan Tusuk Satenya Pernah Diborong Menteri: Resmikan Jalan Cakung-Cilincing

3.000 tusuk sate dan ratusan bungkus gulai dibawa dengan mobil bak menuju lokasi peresmian di Jalan Cacing.

Cerita Mulyono, Ribuan Tusuk Satenya Pernah Diborong Menteri: Resmikan Jalan Cakung-Cilincing
TribunJakarta.com/Satrio Sarwo Trengginas
Pemilik Warung Sate Sederhana atau dikenal dengan sebutan Sate Keroncong di Jatinegara pada Selasa (10/12/2019). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Satrio Sarwo Trengginas

TRIBUNJAKARTA.COM, JATINEGARA - Pemilik Warung Sate Sederhana, atau yang lebih dikenal Sate Keroncong, Sri Mulyono (54) memiliki kenangan dengan Menteri RI, Sutami.

Menteri yang menjabat di bidang Koordinator Pekerjaan Umum dari tahun 1967-1978 tersebut pernah memesan ribuan tusuk sate kambing ke warung yang masih dijalani oleh ayahnya itu.

Mulyono, yang waktu itu masih duduk SMP, turut membantu ayahnya mengantarkan sate untuk peresmian Jalan Cacing (Cakung-Cilincing) sekitar tahun 70-an kala itu.

Peresmian jalan itu turut dihadiri oleh menteri yang dikenal sederhana tersebut.

Ia mengenang saat itu, sekira 3.000 tusuk sate dan ratusan bungkus gulai dibawa dengan mobil bak menuju lokasi peresmian di Jalan Cacing.

Warga, para pegawai, para pekerja hingga pejabat menyantap sate kambing buatan ayahnya.

"Saya masih SMP itu ikut ayah ke lokasi peresmian. Semua karyawan ikut juga ke sana karena pesanannya banyak. Dulu panas banget," kenangnya kepada TribunJakarta.com pada Selasa (10/12/2019).

Seingatnya, seporsi sate buatan ayahnya dihargai sekira Rp 250 kala itu.

Semenjak ayahnya tutup usia, usaha warung satenya masih bertahan sampai saat ini.

Mulyono yang meneruskan usaha ayahnya hingga populer dengan sebutan sate keroncong.

Sebab, alunan musik tersebut yang dimainkan oleh sekelompok musisi menggema di warungnya setiap hari, terutama jam makan siang.

Penulis: Satrio Sarwo Trengginas
Editor: Erik Sinaga
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved