Proposal Jadi Pemicu Tawuran di Kemayoran, Polisi Ambil Langkah Mediasi

Viral video diduga antar ormas hendak tawuran di kawasan MGK Mega Kemayoran, Jalan Angkasa Blok B6, Jakarta Pusat, Senin (9/12/2019) malam.

Proposal Jadi Pemicu Tawuran di Kemayoran, Polisi Ambil Langkah Mediasi
Dokumentasi Polsek Cilandak
11 anak sujud serta menangis di hadapan orangtuanya saat ditangkap lantaran terindikasi hendak tawuran pada Sabtu (9/3/2019). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Muhammad Rizki Hidayat

TRIBUNJAKARTA.COM, KEMAYORAN - Viral video diduga antar ormas hendak tawuran di kawasan MGK Mega Kemayoran, Jalan Angkasa Blok B6, Jakarta Pusat, Senin (9/12/2019) malam.

Kapolsek Metro Kemayoran, Saiful Anwar, menyatakan inti masalahnya berawal saat pemberian 'proposal' dari ormas koordinator wilayah Jakarta Pusat.

Kata Saiful, ormas tersebut memberikan proposal ini kepada pihak manajemen sekuriti setempat.

"Awalnya begitu (dari proposal). Cuma ada kesalahpahaman saja," kata Saiful saat dikonfirmasi Wartawan, Selasa (10/12/2019).

Lebih lanjut, Polsek Metro Kemayoran sempat memediasikan kedua pihak tersebut.

"Sudah kami mediasikan. Kesalahpahaman saja sebenarnya, sudah selesai," ucapnya.

Saiful menegaskan bahwa yang terjadi pada video viral di medial sosial bukan tawuran.

"Itu bukan tawuran, mereka kumpul-kumpul. Memang sempat cekcok mulut, setelah itu mereka pulang," kata Saiful saat dikonfirmasi wartawan, Selasa (10/12/2019).

Lebih lanjut, Saiful menyatakan cekcok tersebut ditengarai perbedaan pendapat.

Kuatkan Sinergitas, Pemkab Bogor Gandeng Komunitas Berkolaborasi untuk Perubahan

Polisi Usut Kasus Satpol PP DKI Gadungan yang Tipu Pengurus Masjid, Pelaku Beraksi 14 Kali

Saiful berkata, pihaknya langsung mendatangi lokasi kejadian seusai video tersebut viral di media sosial, pada sekira pukul 19.00 WIB.

"Kami langsung mengarahkan mereka balik semua, tidak ada ribut atau terjadi apa-apa. Sudah, begitu saja," ucap Saiful.

Pengamatan TribunJakarta.com pada video tersebut, sejumlah orang berkumpul.

Satu di antaranya membawa bambu panjang.

"Aman semuanya, sudah selesai. Tidak ada apa-apa," ucap Saiful.

Penulis: Muhammad Rizki Hidayat
Editor: Ferdinand Waskita Suryacahya
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved