Refleksi Hari HAM Sedunia, Mahasiswa Sebut Bekasi Belum Ramah Terhadap Perempuan dan Anak
isu tentang perempuan dan anak merupakan yang paling disorot dan dianggap rawan di Kota Bekasi.
Penulis: Yusuf Bachtiar | Editor: Muhammad Zulfikar
Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Yusuf Bachtiar
TRIBUNJAKARTA.COM, BEKASI SELATAN - Sejumlah mahasiswa menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi, Jalan Jenderal Ahmad Yani, Kecamatan Bekasi Selatan, Kota Bekasi, Selasa, (10/12/2019).
Aksi ini digelar dalam rangka memperingati hari Hak Asasi Manuasia (HAM) Sedunia yang jatuh tepat hari ini.
Massa aksi didominasi mahasiswi, mereka merefleksi peringatan hari HAM sedunia ini dengan mengangkat isu perlindungan terhadap perempuan yang dianggap masih minim khusunya di Bekasi.
"Kami ingin mengangkat isu perempuan yang harus diperjuangkan," kata Nina Karenina disela aksi unjuk rasa.
Menurut dia, isu tentang perempuan dan anak merupakan yang paling disorot dan dianggap rawan di Kota Bekasi.
Contohnya kata dia, masih terdapat aksi pelecehan seksual di tempat-tempat umum yang diderita perempuan Bekasi. Kemudian, aksi bullying dikalangan pelajar juga masih ditemukan di kota yang menjadi penyangga Ibukota.
"Banyak kasus pelecehan seksual di Bekasi pemerkosaan anak dan dibawah umur," ungkap Nina.
• Penjelasan Dirut RSJ Dr Soeharto Heerdjan Terkait Pemukulan Pasiennya oleh Petugas Keamanan
"Pembulian di sekolah-sekolah yang seharusnya pemerintah menggalakkan apa yang sudah dicanangkan dalam program-program sebelumnya, bahwa penyuluhan itu tidak bisa menjadi tolak ukur tetapi harus ada gerakan anti-bullying, sekolah ramah anak," tambhanya.
Selain itu, mereka juga menyoroti fasilitas publik di Kota Bekasi yang dinilai belum ramah terhadap perempuan.
"Perempuan itu butuh banyak kebutuhan misalnya membawa anak tetapi tidak ada fasilitas-fasilitas yang mendukung bukan hanya untuk perempuan tetapi untuk ibu dan anak," terangnya.
"Hari ini hari HAM bukan hanya tentang perempuan saja, tapi juga anak-anak tentang penggusuran tentang hak yang seharusnya mereka dapatkan sejak kecil jangan sampai sudah besar mereka direbut oleh orang-orang yang tidak bertanggung jawab," tegas Nina.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jakarta/foto/bank/originals/mahasiwa-menggelar-aksi-unjuk-rasa-selasa-10122019.jpg)