Soal Penyandang Disabilitas Terperosok di Stasiun Cikini, Komnas HAM Singgung Kesadaran Pengelola

Taufan menyatakan pihak pengelola sebaiknya lebih sadar guna memberi pelayanan terhadap penyandang disabilitas.

Soal Penyandang Disabilitas Terperosok di Stasiun Cikini, Komnas HAM Singgung Kesadaran Pengelola
TRIBUNJAKARTA.COM/LEO PERMANA
ilustrasi penyandang disabilitas 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Muhammad Rizki Hidayat

TRIBUNJAKARTA.COM, TANAH ABANG - Ketua Komnas HAM, Ahmad Taufan Damanik, menanggapi soal penyandang tunanetra yang terperosok di antara peron dengan pintu KRL, stasiun Cikini, Jakarta Pusat, beberapa hari lalu.

Penyandang tunanetra, Fazlur Rahman (Alun), sempat mengalami luka pada kakinya.

Karenanya, Taufan menyatakan pihak pengelola sebaiknya lebih sadar guna memberi pelayanan terhadap penyandang disabilitas.

"Kesadaran pengelola itu penting untuk peduli. Mereka harus memperbaiki sistemnya," ucap dia, saat memperingati hari Hak Asasi Manusia sedunia, di stasiun MRT Bundaran HI, Jakarta Pusat, Selasa (10/12/2019).

Lebih lanjut, dia mengatakan pihak terkait kurang melayani secara khusus terhadap Alun.

"Kalau pengelola sistem transportasi itu tidak memberikan pelayanan yang khusus kepada orang berkebutuhan khusus, akibatnya seperti itu," kata Taufan.

Pasien Gangguan Jiwa yang Dipukul Petugas Keamanan RSJ Telah Dipulangkan ke Keluarga

"Ada penyandang disabilitas yang bukan malah menikmati transportasinya, malah mendapat kecelakaan seperti itu," sambungnya.

Dia melanjutkan, seyogianya penyandang disabilitas diperhatikan lebih agar peristiwa kecelakaan ini tak terulang.

"Jadi, bukan hanya pengurangan hak, justru dia menjadi korban untuk peristiwa kecelakaan," ucapnya.

Penulis: Muhammad Rizki Hidayat
Editor: Muhammad Zulfikar
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved