Anggota Banser Korban Persekusi

Anggota Banser Diduga Alami Persekusi di Pondok Pinang Jaksel, Pelaku Mamaksa Takbir

Anggota Barisan Ansor Serbaguna atau Banser Nahdlatul Ulama (NU) Kota Depok bernama Eko diduga alami persekusi di Pondok Pinang Jakarta Selatan.

Anggota Banser Diduga Alami Persekusi di Pondok Pinang Jaksel, Pelaku Mamaksa Takbir
Twitter @nahdlatululama
Anggota Banser diduga mengalami persekusi oleh orang tidak dikenal di Pondok Pinang Jakarta Selatan. 

TRIBUNJAKARTA.COM - Anggota Barisan Ansor Serbaguna atau Banser Nahdlatul Ulama (NU) Kota Depok bernama Eko diduga mengalami persekusi di kawasan Pondok Pinang Jakarta Selatan.

Video kejadian persekusi selama 1.02 menit tersebut bahkan diunggah akun twitter resmi @nahdlatululama hari Selasa (10/12/2019) pukul 20.24 WIB dan menjadi viral.

Hingga hari Rabu (11/12/2019) siang, video tersebut sudah tayang 487 ribu dan juga mendapat belasan ribu respon.

Unggahan akun resmi twitter @nahdlatululama terkait dugaan persekusi yang dilakukan terhadap dua anggota Banser di Jakarta Selatan.
Unggahan akun resmi twitter @nahdlatululama terkait dugaan persekusi yang dilakukan terhadap dua anggota Banser di Jakarta Selatan. (Twitter @nahdlatululama)

Dalam rekaman video tampak seorang pria memakai kaos dan topi serba hitam menanyai seorang anggota Banser berseragam.

Video direkam dari sudut pandang pria yang bertanya.

Evan Dimas Pakai Kursi Roda, Pemain Vietnam yang Mencederainya di Final Sea Games 2019 Banjir Bonus

Ibunda Evan Dimas Tak Terima Anaknya Dicederai Pemain Vietnam di SEA Games, Indra Sjafri Menenangkan

Aksi Bambang Pamungkas di Laga Badak Lampung FC Vs Persija Jakarta Dapat Sorakan dari Jakmania

Pria tadi memanggil kader Banser NU dengan kata binatang.

"Mana KTP lo, gue mau liat, mana sini identitas lo, ngapain di Jakarta tanah gue Betawi?" tanya dia.

"Gue tugas di sini, ngawal Gus Muwafiq," jawab Eko tenang tapi tegas.

Pria berbaju dan bertopi hitam itu kemudian mengajak Eko untuk mengucapkan kalimat takbir.

Nada bicaranya sontak meninggi lantaran Eko menolak.

Halaman
1234
Penulis: Suharno
Editor: Kurniawati Hasjanah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved