Cerita Bocah Tawarkan Ojek Payung: Kisah Pilu Tak Dibayar Hingga Kebal Sakit

Masuki musim hujan, sejumlah pelajar di Pondok Gede, Bekasi, Jawa Barat jadi ojek payung dadakan. Kisah pilu hingga jarang sakit.

Cerita Bocah Tawarkan Ojek Payung: Kisah Pilu Tak Dibayar Hingga Kebal Sakit
Tribunjakarta.com/Nur Indah Farrah Audina
Angga, ojek payung dikawasan Pondok Gede, Bekasi, Jawa Barat, Rabu (11/12/2019). 

Selain itu, tubuh mereka harus menahan dinginnya air hujan yang mengenai tubuh mereka.

"Awalnya kita mikir positif, oh mungkin salah kasih. Tapi ternyata memang banyak orang seperti itu. Ya tapi kita berdua ikhlas aja. Yang lain pun banyak yang merasakan seperti itu," sambung mereka.

Tanpa amarah ataupun dendam, para anak-anak ini kembali melanjutkan pekerjaan mereka.

"Ada juga yang enggak kasih uang sama sekali. Ya tapi kita ikhlas aja dari pada minta-minta kan. Habis situ kita lanjut lagi aja cari uang buat jajan sekolah daripada pikirin orang seperti itu," ungkapnya.

Tak Takut Sakit

Terkena hujan selama berjam-jam dan mengenakan pakaian basah, tak mempengaruhi keceriaan di wajah mereka yang disebut ojek payung.

Saat belum ada yang menggunakan jasanya, mereka terlihat asyik berkomunikasi dengan sesama ojek payung.

Berapapun uang yang dibawa, mereka tetap bersyukur karena memiliki uang tambahan.

BWF World Tour Finals 2019: Sedang Berlangsung Jonatan Christie vs Antonsen, Link Live Streaming

Tampil Saling Menekan, Barito Putra Tekuk PSM Makassar

Bahkan, kondisi fisik mereka pun terbilang cukup kebal. Sebab dari beberapa yang TribunJakarta.com wawancara, semuanya serempak mengatakan jarang sekali terserang penyakit usai diguyur hujan selama berjam-jam.

"Kita sering begini kalau musim hujan. Makanya aku sama yang lain jarang banget ada yang sakit gara-gara hujan," tandas Angga.

Penulis: Nur Indah Farrah Audina
Editor: Ferdinand Waskita Suryacahya
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved