Kejaksaan Negeri Jakarta Utara Musnahkan Barang Bukti dari 906 Perkara Selama Setahun

Kepala Kejaksaan Negeri Jakarta Utara I Made Sudarmawan mengatakan, kebanyakan yang dimusnahkan adalah barang bukti narkoba.

Kejaksaan Negeri Jakarta Utara Musnahkan Barang Bukti dari 906 Perkara Selama Setahun
Istimewa
Kejaksaan Negeri (Kejari) Jakarta Utara memusnahkan barang bukti yang disita dari 906 perkara selama satu tahun terakhir, Rabu (11/12/2019) 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Gerald Leonardo Agustino

TRIBUNJAKARTA.COM, TANJUNG PRIOK - Kejaksaan Negeri (Kejari) Jakarta Utara memusnahkan barang bukti yang disita dari 906 perkara selama satu tahun terakhir, Rabu (11/12/2019).

Berbagai jenis barang bukti yang dimusnahkan antara lain sabu, ganja, handphone ilegal, serta senjata api ilegal.

Kepala Kejaksaan Negeri Jakarta Utara I Made Sudarmawan mengatakan, kebanyakan yang dimusnahkan adalah barang bukti narkoba.

"Jadi sekarang dilakukan pemusnahan barang bukti dari sekitar 900 perkara. Sekitar 75 persen di antaranya itu dari narkotika," ucap Made di kantor Kejari Jakarta Utara, Tanjung Priok, Jakarta Utara.

Pemusnahan terhadap sabu dan ganja dilakukan dengan memasukkannya ke dalam mobil incinerator milik Badan Narkotika Nasional.

Sementara pemusnahan terhadap senjata api dilakukan dengan cara mematahkannya.

Dari 906 perkara, mayoritas adalah barang bukti dari kasus narkoba.

Made memerinci, total ada 781 perkara dari kasus narkoba, 35 perkara dari kasus teroris, 25 perkara dari kasus perjudian, dan 23 perkara dari kasus senjata tajam.

Ikuti Program Garuda Select, Bagus Kahfi Rasakan Perubahan Besar Saat Bermain di Lapangan

Anak Ular Kobra Kembali Ditemukan di Perumahan Royal Citayam Bojong Gede: Total 34 Ekor

Niat Curhat Karena Diperkosa Ayah Tiri, Remaja Ini Malah Disetubuhi oleh Sang Paman

Total barang bukti, di antaranya ganja 4.879,752 gram, sabu 2.075,468 gram, handphone 299 unit, senjata api 29 unit, senjata tajam 24 unit dan lain-lain.

Barang bukti tersebut dimusnahkan setelah ada putusan inkracht per periode September 2018 sampai dengan September 2019 silam.

"Salah satu tugas jaksa adalah melaksanakan putusan pengadilan, di situ ada badan tiap perkara, denda dan barang bukti. Badannya kan sudah di lapas, nah sekarang barang buktinya kita musnahkan," jelas Made.

Penulis: Gerald Leonardo Agustino
Editor: Erik Sinaga
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved