9 Rumah di Ciputat Timur Akan Digusur UIN Jakarta: Warga Minta Kompensasi

Muhamad Sirat, Kuasa Hukum warga yang tergusur tersebut, mengatakan, pihaknya meminta kompensasi atas penggusuran tanah itu.

9 Rumah di Ciputat Timur Akan Digusur UIN Jakarta: Warga Minta Kompensasi
TribunJakarta/Jaisy Rahman Tohir
Perumahan Puri Intan, Pisangan, Ciputat Timur, yang akan digusur pihak UIN Jakarta, Kamis (12/12/2019). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Jaisy Rahman Tohir

TRIBUNJAKARTA.COM, CIPUTAT TIMUR - Sebanyak sembilan rumah di bilangan Puri Intan, Pisangan, Ciputat Timur, Tangerang Selatan (Tangsel) akan digusur oleh pihak Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta.

Hal itu karena tanah yang ditempati warga merupakan tanah milik negara.

Muhamad Sirat, Kuasa Hukum warga yang tergusur tersebut, mengatakan, pihaknya meminta kompensasi atas penggusuran tanah itu.

Pasalnya, warga membangun rumah dan menempati wilayah itu bukan hasil merampas, melainkan membeli.

"Dia punya surat AJB, dia beli tanah ini. Bukan ngerampas, beli. Kalau orang beli masa enggak diganti sih," ujar Sirat di lokasi, Kamis (12/12/2019).

Sirat mengatakan, seharusnya pihak UIN Jakarta bisa menganggarkan uang kompensasi itu atas dasar kemanusiaan.

"Kan alasannya dia takut kejerat hukum ngasih kompensasi. Kan dia bisa diajukan juga kan, tahun depan. Mengajukan anggaran kan ada asasnya juga dong, ada rasional, realitas dan juga kemanusiaan," jelasnya.

Kuasa Hukum UIN Jakarta, Sulaeman Sembiring, mengatakan, tanah tersebut merupakan milik negara, dalam hal ini Kementerian Agama yang sudah diserahkan ke UIN Jakarta.

Ia menjelaskan, saat itu warga membeli dari Syarif Sudiro, anggota Yayasan Pendidikan Madrasah Islam Indonesia (YPMII), yang berada di bawah Kementerian Agama.

Halaman
12
Penulis: Jaisy Rahman Tohir
Editor: Erik Sinaga
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved