Marco Kusumawijaya Mundur dari TGUPP

Ini Alasan Anggota TGUPP Sempat Tunda Penulisan Bukunya

Proses penulisan buku itu sendiri sempat tertunda sejak 2016 silam saat dirinya memutuskan terjun ke dalam politik praktis.

Ini Alasan Anggota TGUPP Sempat Tunda Penulisan Bukunya
Kompas.com/Jessi Carina
Ketua Tim Gubernur Bidang Pengelolaan Pesisir Marco Kusumawijaya di Balai Kota DKI Jakarta, Jalan Medan Merdeka Selatan, Selasa (26/6/2018). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dionisius Arya Bima Suci

TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - Ketua Bidang Pengelolaan Pesisir Tim Gubernur Untuk Percepatan Pembangunan (TGUPP) Marco Kusumawijaya mengundurkan diri dari jabatannya sejak 1 Desember 2019 lalu.

Ia memutuskan mundur lantaran ingin fokus menulis bukunya yang telah digarapnya sejak tujuh tahun silam.

Adapun buku tersebut bercerita tentang hubungan kota-kota di Indonesia dengan alamnya.

Proses penulisan buku itu sendiri sempat tertunda sejak 2016 silam saat dirinya memutuskan terjun ke dalam politik praktis.

Lulusan Universitas Parahyangan ini mengaku terusik dengan maraknya penggusuran dan reklamasi kala itu.

"Saya dan beberapa kawan terpanggil untuk masuk ke dalam politik praktis demi menghentikan penggusuran paksa dan reklamasi yang mencapai puncak brutalnya pada tahun 2016," ucapnya, Kamis (12/12/2019).

Pada tahun itu, Pemprov DKI Jakarta di bawah kepeminpinan Gubernur Basuki Tjahaja Purnama (BTP) alias Ahok memang sesang getol-getolnya melakukan 'bersih-bersih' di ibu kota.

Dikutip dari Kompas.com, Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Jakarta mencatat ada 193 kasus penggusuran yang dilakukan oleh Pemprov DKI pada 2016 silam.

Jumlah ini meningkat drastis dibanding tahun sebelumnya yang berjumlah 113 kasus penggusuran.

Halaman
12
Penulis: Dionisius Arya Bima Suci
Editor: Erik Sinaga
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved