Istri Jadi Korban Penganiayaan Suami di Palembang Gegara Kesal Tak Pinjamkan Handphone

Seorang wanita berinisial SS (35) mengaku dianiaya suaminya hingga mengalami luka di kening gara-gara tidak meminjamkan handphone.

Istri Jadi Korban Penganiayaan Suami di Palembang Gegara Kesal Tak Pinjamkan Handphone
IST Tribun Wow
Ilustrasi penganiayaan. 

TRIBUNJAKARTA.COM, PALEMBANG - Seorang wanita berinisial SS (35) mengaku dianiaya suaminya hingga mengalami luka di kening gara-gara tidak meminjamkan handphone.

Menurut SS, penganiayaan tersebut berawal saat suaminya bernama Mursidi (37 tahun), hendak meminjam handphone miliknya.

SS korban kekerasan dalam rumah tangga saat diminta keterangan oleh petugas SPKT Polrestabes Palembang, Jumat (13/12/2019).
SS korban kekerasan dalam rumah tangga saat diminta keterangan oleh petugas SPKT Polrestabes Palembang, Jumat (13/12/2019). (Tribun Sumsel/ Agung Dwipayana)

SS saat itu tidak segera meminjamkannya.

"Saya bilang, tunggu sebentar, saya ada perlu, tapi suami saya maksa dan nada bicaranya tinggi," kata SS saat melapor ke SPKT Polrestabes Palembang, Jumat (13/12/2019).

Dilanjutkannya, penganiayaan tersebut terjadi di kediaman pasangan suami istri tersebut di Jalan Pangeran Ratu, Kelurahan 15 Ulu, Kecamatan Jakabaring, Kamis (12/12/2019) lalu sekitar pukul 11.00.

"Pas suami saya marah-marah, kami terlibat cekcok, adu mulut," kata SS.

Diduga kalap, Mursidi pun menarik tangan SS dan mendorong tubuh istrinya itu hingga terjatuh.

"Pas saya terjatuh, dia (Mursidi) melempar handphone saya ke muka kena jidat saya," ujar SS.

Wanita 35 tahun itu mengaku sudah tidak tahan lagi dengan perilaku kasar suaminya yang sering bertindak kasar.

Selain telah mengajukan surat cerai ke pengadilan agama, SS meminta pihak kepolisian agar memproses suaminya sesuai hukum yang berlaku.

Halaman
1234
Editor: Ferdinand Waskita Suryacahya
Sumber: Tribun Sumsel
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved