Komite SDN Pondok Ranji 1 Heran Surat Edaran Sumbangan Acara Perpisahan Kepala Sekolah Jadi Viral

Ketua Komite SDN Pondok Ranji 1, Margaretha Kunaeti heran ramainya surat edaran permintaan sumbangan kepada wali siswa untuk acara perpisahan.

Komite SDN Pondok Ranji 1 Heran Surat Edaran Sumbangan Acara Perpisahan Kepala Sekolah Jadi Viral
Kompas.com
Ilustrasi Pelajar SD 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Jaisy Rahman Tohir

TRIBUNJAKARTA.COM, CIPUTAT TIMUR - Ketua Komite SDN Pondok Ranji 1, Margaretha Kunaeti heran ramainya surat edaran permintaan sumbangan kepada wali siswa untuk mengadakan acara perpisahan kepala sekolah.

Terlebih narasi yang disampaikan melalui media sosial dan sudah viral, menurutnya keliru.

Seperti diberitakan TribunJakarta.com sebelumnya, akun @tangsel_update membagikan foto surat edaran itu per Kamis (12/12/2019).

Dalam surat edaran itu, pihak komite meminta wali siswa agar menyisihkan dana sebesar Rp 35 ribu untuk acara purna bakti tersebut.

@tangsel_update menyebut bahwa sumbangan tersebut dimintakan kepada seluruh siswa dari kelas I sampai kelas VI.

Selain itu, pada caption tertulis juga Permendikbud nomor 75 tahun 2016 yang melarang pungutan dengan besaran tertentu.

Selain @tangsel_update ada juga akun lain yang ikut memposting hal sirat edaran itu.

Margaretha sudah membantah hal besaran sumbangan yang disebutnya hanya sebagai patokan.

Sedangkan wali siswa bisa menyumbang seikhlasnya.

Halaman
12
Penulis: Jaisy Rahman Tohir
Editor: Ferdinand Waskita Suryacahya
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved