Pelaku Persekusi Dua Anggota Banser di Jakarta Ditahan, Ada Tiga Pasal yang Dikenakan

Pelaku persekusi terhadap dua anggota Barisan Ansor Serbaguna Nahdlatul Ulama (Banser NU) telah ditetapkan sebagai tersangka.

Pelaku Persekusi Dua Anggota Banser di Jakarta Ditahan, Ada Tiga Pasal yang Dikenakan
Twitter @nahdlatululama
Anggota Banser diduga mengalami persekusi oleh orang tidak dikenal di Pondok Pinang Jakarta Selatan. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Annas Furqon Hakim

TRIBUNJAKARTA.COM, Kebayoran Baru - Pelaku persekusi terhadap dua anggota Barisan Ansor Serbaguna Nahdlatul Ulama (Banser NU) telah ditetapkan sebagai tersangka.

Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan Kompol Andi Sinjaya mengatakan, pihaknya juga melakukan penahanan kepada tersangka berinisial HA.

"Sudah tersangka dan ditahan selama 20 hari, perpanjangan 40 hari ke depan," ujar Andi saat dikonfirmasi, Jumat (13/12/2019).

Andi juga memastikan proses hukum tetal berjalan, kendati HA sudah menyampaikan permintaan maaf secara terbuka.

"Proses hukumnya tetap kita lanjutkan," kata Andi.

Polisi menangkap HA di tempat persembunyiannya di wilayah Depok, Jawa Barat, Kamis (12/12/2019).

"Alhamdulillah sore tadi jam 15.00, kami berhasil menangkap pelaku di daerah Sawangan, Depok," ujar Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes Bastoni Purnama pada konferensi pers, Kamis (12/12/2019)

Berdasarkan keterangan pelaku, peristiwa persekusi kepada dua anggota Banser bermula ketika motor yang dikendarai mereka bersenggolan di Lebak Bulus, Cilandak, Selasa (10/12/2019).

"Pelaku merasa kesal dan membuntuti sampai ke TKP (Pondok Pinang)," jelas Bastoni.

"Kemudian pelaku mengintimidasi dan mengancam dengan kata-kata yang tidak perlu," tambahnya.

Bastoni memastikan HA tidak tergabung dalam kelompok atau organisasi masyarakat (ormas) tertentu.

HA dijerat Pasal 310, 311, dan 335 tentang penghinaan, perbuatan tidak menyenangkan, dan UU ITE dengan ancaman hukuman maksimal enam tahun penjara. (*)

Penulis: Annas Furqon Hakim
Editor: Suharno
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved