Petani Kopi Tewas Diterkam Harimau: Teriakan Terakhir Hingga Sejumlah Bagian Tubuh Korban Hilang

Seorang petani kopi tewas diterkam harimau saat berada di kebun kopi miliknya. Mustadi bin Maspur (52) berteriak, ada bagian tubuhnya menghilang.

TRIBUNNEWS.COM/FX ISMANTO
Ilustrasi Harimau Artikel ini telah tayang di Tribunsumsel.com dengan judul Petani Kopi Lahat Tewas Diterkam Harimau, Mustadi Meninggal Dunia Dengan Tulang Rusuk Hilang, https://sumsel.tribunnews.com/2019/12/13/petani-kopi-lahat-tewas-diterkam-harimau-mustadi-meninggal-dunia-dengan-tulang-rusuk-hilang?page=all. Editor: Moch Krisna 

Evakuasi Dilakukan 6 Jam Pasca Diterkam

Proses evakuasi jasad Mustadi baru dilakukan pihak kepolisian setelah 7 jam peristiwa penerkaman.

Sekitar pukul 23.00 Wib, Anggota polsek Semendo yang di pimpin oleh Kapolsek Semendo dan kanit bimas polsek Semendo bersama sama dengan warga menuju ke lokasi kejadian untuk mengevakuasi jasad korban.

Saat dievakuasi jasad korban dalam keadaan sudah meninggal dunia dengan kondisi mengalami luka sobek pada bagian leher,kaki kiri kanan korban,dan bagian dada korban sebelah kanan.

Jasad korban kemudian dibawa ke puskesmas pajar bulan untuk dilakukan pemeriksaan intensif

kemudian jenazah korban langsung di bawa oleh pihak keluarga untuk di makamkan di Desa Pajar Bulan kecamatan SDU Kab Muara Enim.

Kapolres Muaraenim, AKBP Afner Juwono melalui Kapolsek Semendo, AKP Ferry membenarkan adanya kejadian tersebut.

" Jasad Korban sudah dievakuasi dan saat ini sudah dibawa kerumah duka, di lokasi tersebut memang banyak warga Semendo yang berkebun namun akibat kejadian ini sudah kita himbau agar masyarakat diharapkan untuk turun dulu dan meninggalkan kebun, untuk mengantisipasi kejadian serupa tidak terulang lagi," katanya.

Dijelaskannya kondisi saat ini, dengan adanya kejadian tersebut membuat warga takut untuk pergi kekebun.

Kejadian Serupa

Sebelumnya Kejadian Harimau menerkam seorang warga bernama Yudiansyah (40) warga Desa Karang Dalam Kecamatan Pulau Pinang Kabupaten Lahat tewas dimakan Harimau Pagaralam.

Korban ditemukan tewas dikawasan Talang Tani Desa Tebat Benawa Kecamatan Dempo Selatan Kota Pagaralam, Kamis (5/12/2019) sekitar pukul 10.00 WIB.

Korban pertama kali ditemukan oleh kerabanya yaitu Indrawansyah (27) saat sedang mencari keberadaan korban.

Menurut keterangan saksi, korban pergi ke kebun pada hari Senin tanggal 2 Desember 2019 pukul 08.00 WIB untuk mengambil kopi.

Namun korban tidak langsung pulang pada hari itu dan keluarga mengira korban menginap di kebun karena masih terdapat bekal di pondok kebun tersebut.

"Korban ini rencannya tidak menginap karena saat berangkat kekebun mertua korban sedang sakit," ujarnya.

Jokowi Akan Bermalam di Lokasi Ibu Kota Baru Pekan Depan

Fraksi PPP MPR Kaji Serius Usulan Amandemen Konstitusi

Persija Jakarta Vs Madura United: Super Simic Unjuk Ketajaman, Macan Kemayoran Bertahan di Liga 1

Namun pada hari rabu tanggal 4 Desember 2019 sekitar pukul 18.00 WIB pada saat mertua korban meninggal, keluarga menghubungi korban namun korban tidak dapat di hubungi.

"Kami menghubungi korban untuk memberitahu bahwa mertuanya meninggal. Namun korban tidak bisa dihubungi," katanya.

Karena tidak bisa dihubungi Kamis (5/12/2019) keluarga korban langsung menyusul kelokasi perkebunan untuk mencari korban.

Namun korban ditemukan berjarak sekitar 10 Meter dari pondok sudah meninggal.

"Saat kami temukan kondisi yang sudah membusuk hanya tinggal tengkorak dan hanya daging bagian kaki yang masih tersisa," ungkapnya.

Bahkan saksi masih melihat hewan buas Harimau sumatera disekitar lokasi penemuan mayat korban.

Melihat hal ini keluarga meminta bantuan pihak kepolisian untuk membantu evakuasi mayat korban. (TribunSumsel.com).

Penulis: Ferdinand Waskita
Editor: Ferdinand Waskita Suryacahya
Sumber: Tribun Sumsel
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved