Natal dan Tahun Baru 2020

Polisi Perketat Pengawasan Antisipasi Penjual Daging Ayam Berfomalin dan Daging Celeng Jelang Natal

Polres Metro Tangerang Kota perketat pengawasan pasar-pasar di Kota Tangerang menjelang libur Natal 2019 dan tahun baru 2020.

Polisi Perketat Pengawasan Antisipasi Penjual Daging Ayam Berfomalin dan Daging Celeng Jelang Natal
TribunJakarta.com/Ega Alfreda
Kapolres Metro Tangerang Kota, Kombes Pol Abdul Karim melakukan sidak alias pengecekan dadakan di Pasar Anyar dan Pasar Tanah Tinggi di Kota Tangerang, Jumat (13/12/2019). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Ega Alfreda

TRIBUNJAKARTA.COM, TANGERANG - Polres Metro Tangerang Kota perketat pengawasan pasar-pasar di Kota Tangerang menjelang libur Natal 2019 dan tahun baru 2020.

Sebab, masih banyak oknum penjual daging ayam berformalin di beberapa pasar di Kota Tangerang seperti Pasar Anyar Tangerang dan Pasar Tanah Tinggi.

Kapolres Metro Tangerang Kota, Kombes Pol Abdul Karim melakukan sidak alias pengecekan dadakan di Pasar Anyar dan Pasar Tanah Tinggi di Kota Tangerang, Jumat (13/12/2019).
Kapolres Metro Tangerang Kota, Kombes Pol Abdul Karim melakukan sidak alias pengecekan dadakan di Pasar Anyar dan Pasar Tanah Tinggi di Kota Tangerang, Jumat (13/12/2019). (TribunJakarta.com/Ega Alfreda)

Kapolres Metro Tangerang Kota, Kombes Pol Abdul Karim mengatakan, oknum penjual yang nakal tersebut biasanya berada di luar pekarangan gedung pasar.

"Biasanya kalau masih di lingkungan pasar sih aman. Ini kita khawatirkan pedagang-pedagang kecil seperti pedagang kaki lima, dan sebagainya yang berdagang di luar pasar. Itu yang kita waspadai banyak yang dicampur formalin," tutur Karim di Pasar Anyar Tangerang, Jumat (13/12/2019).

Ia menegaskan, mulai hari ini hingga tahun depan, Satgas Pangan akan mulai bergerak mengawasi pangan dan sembako yang dijual di pasar tradisional Tangerang.

Untuk mengawasi daging ayam yang berformalin juga pedagang yang menipu pelanggannya menukar daging sapi dengan daging celeng.

Sebab, menurut Karim, banyak oknum pedagang yang menukar daging sapi dengan daging celeng karena fisiknya yang identik.

"Imbauan saya ke pengelola pasar, setiap daging masuk perlu adanya pengecekan. Karena antara daging celeng dan sapi itu uratnya mirip dan itu banyak sekali di wilayah Sumatera yang masuk sini," imbau Karim.

Ia meminta PD. Pasar Kota Tangerang untuk segera memeriksa bilamana ada pedagang daging sapi yang mematok harga dagangannya terlampau murah.

Halaman
123
Penulis: Ega Alfreda
Editor: Ferdinand Waskita Suryacahya
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved