Rumah Roboh Imbas Proyek Saluran

Rumah Roboh Akibat Proyek Saluran Air, Warga Kayu Manis Ini Bingung Cari Tempat Tinggal Sementara

Satu rumah di RT 04/RW 08 Kelurahan Kayu Manis, roboh akibat pondasi rumah terdampak galian proyek saluran air Dinas SDA Pemprov DKI Jakarta.

TRIBUNJAKARTA.COM/BIMA PUTRA
Lia Hardini (49) pemilik rumah yang roboh akibat pengerjaan proyek saluran air Pemprov DKI di Matraman, Jakarta Timur, Sabtu (14/12/2019). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Bima Putra

TRIBUNJAKARTA.COM, MATRAMAN - Satu rumah di RT 04/RW 08 Kelurahan Kayu Manis, roboh akibat pondasi rumah terdampak galian proyek saluran air Dinas Sumber Daya Air (SDA) Pemprov DKI Jakarta.

Rumah berlantai dua di Jalan Kayu Manis IX itu disekat untuk lima kepala keluarga (KK) dengan total 25 jiwa yang semuanya memiliki hubungan saudara.

Proyek saluran air Pemprov DKI yang diduga jadi sebab robohnya rumah warga di Matraman, Jakarta Timur, Sabtu (14/12/2019).
Proyek saluran air Pemprov DKI yang diduga jadi sebab robohnya rumah warga di Matraman, Jakarta Timur, Sabtu (14/12/2019). (TRIBUNJAKARTA.COM/BIMA PUTRA)

Dua KK yang menempati bagian depan rumah, Seno (38) dan Lia Hardini (49) paling terdampak musibah yang terjadi pada Jumat (13/12/2019) sekira pukul 23.30 WIB.

"Ini belum tahu mau tidur di mana, semalam pas kejadian saya tidur di bangku pinggir jalan. Habis kalau ke atas takut tiba-tiba rumahnya roboh lagi," kata Lia di Matraman, Jakarta Timur, Sabtu (14/12/2019).

Meski pihak pelaksana proyek sudah berjanji memperbaiki seluruh kerusakan rumah hingga kembali ke kondisi sediakala.

Lia mengaku masih bingung mencari tempat tinggal sementara karena tak punya cukup uang menyewa kontrakan hingga perbaikan beres.

"Duit dari mana, kerja cuman bantu-bantu nyuci sama bersihin rumah orang. Mesin cuci yang baru saya beli sebulan lalu saja ikut rusak pas roboh," ujarnya.

Saudara Lia yang lain pun diperkirakan harus mengungsi karena perbaikan tak bisa dilakukan hanya di bagian depan.

Meski belum dipastikan, robohnya pondasi diperkirakan mempengaruhi keseluruhan konstruksi bangunan.

"Perbaikan rumah kan enggak mungkin sebentar, mungkin bisa hitungan beberapa bulan. Mau enggak mau harus cari tempat lain sampai selesai perbaikan," tuturnya.

Seno, berharap perbaikan lekas dilakukan karena khawatir pondasi rumah yang tersisa tak kuat menopang beban rumah.

Apa Istimewanya Sepatu Compass? Ini Pendapat Pengamat Mode

Gagal Rebut Emas SEA Games, Manajer Sampaikan Kekurangan Timnas U-23 Indonesia

Terlebih di permukiman warga RW 08 banyak anak-anak dan sisi kiri rumah terdapat gang sehingga dikhawatirkan bangunan menimpa warga.

"Ini samping rumah saya untung pondasinya masih kuat, kalau enggak ya mungkin ikut roboh juga. Kalau bisa cepat diperbaiki, sebelum ada korban baru," harap Seno.

TribunJakarta.com telah berupaya mengonfirmasi sebab robohnya rumah kepada Kepala Dinas SDA DKI Juaini Yusuf dan Kasudin SDA Jakarta Timur Santo.

Namun hingga berita ditulis upaya konfirmasi yang dilakukan kepada dua Juaini dan Santo urung membuahkan hasil.

Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved