Wakil Wali Kota Tangsel Minta Menteri Nadiem Makarim Hapus Komite Sekolah

Pernyataan itu dikatakan terkait surat edaran yang dikeluarkan Komite SDN Pondok Ranji 1 permintaan kepada wali siswa Rp 35 ribu

Wakil Wali Kota Tangsel Minta Menteri Nadiem Makarim Hapus Komite Sekolah
Istimewa
Surat edaran Komite SDN Pondok Ranji 1. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Jaisy Rahman Tohir

TRIBUNJAKARTA.COM, TANGERANG SELATAN - Wakil Wali Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Benyamin Davnie, mengusulkan agar Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Makarim menghapus keberadaan Komite Sekolah.

Menurutnya, Mendikbud harus mempertimbangkan keberadaan Komite Sekolah.

"Yang harus dibenahi sama Pak Menteri juga. Sekarang kan hadirnya komite juga kan dari pusat ya, dari menteri. Representasi orang tua, kan awalnya gini, hadirnya komite ini karena kegiatan belajar mengajar itu sekolah, masyarakat dan keluarga gitu kan, karena keluarga ini, hadirlah komite ini," ujar Benyamin saat dihubungi, Sabtu (14/12/2019).

Diketahui, pembentukan Komite Sekolah ada pada saat zaman Muhadjir Effendy menjabat Mendikbud.

Komite Sekolah dihadirkan melalui Peraturan Mendikbud (Permendikbud) nomor 75 tahun 2016.

"Tapi ke depan mungkin komite enggak perlu lagi kali," ujar Benyamin.

Pernyataan tersebut dikatakan Benyamin usai berbicara tentang surat edaran yang dikeluarkan Komite SDN Pondok Ranji 1. Edaran tersebut berisi permintaan kepada wali siswa untuk menyisihkan dana sebesar Rp 35 ribu demi acara purnabakti kepala sekolah.

Seperti diberitakan TribunJakarta.com sebelumnya, surat edaran sumbangan tersebut viral di media sosial.

Pihak komite juga sudah menyampaikan klarifikasinya bahwa besaran sumbangan Rp 35 ribu hanya sebagai patokan, tidak mutlak.

Halaman
12
Penulis: Jaisy Rahman Tohir
Editor: Erik Sinaga
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved