Kembangkan UMKM di Jakarta, Bank DKI Raih Penghargaan 20 Bank Terbaik di Indonesia

Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Bank DKI berhasil memperoleh penghargaan 20 bank berkinerja terbaik se-Indonesia di penghujung tahun 2019 ini.

Penulis: Dionisius Arya Bima Suci | Editor: Suharno
WARTA KOTA/ANGGA BHAGYA NUGRAHA
Petugas Bank DKI tengah melayani nasabah membayar Pajak Bumi Bangunan dan Pedesaan (PBB-P2) di Kantor Bank DKI Cabang Balaikota, Jakarta Pusat, Jumat (14/9/2018). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dionisius Arya Bima Suci

TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Bank DKI berhasil memperoleh penghargaan 20 bank berkinerja terbaik se-Indonesia di penghujung tahun 2019 ini.

Tak hanya itu, bank berpelat merah ini juga berhasil menggondol Best CFO in financial institution yang diberikan kepada Direktur Keuangan Bank DKI Sigit Prastowo.

Penghargaan ini sendiri diberikan kepada sejumlah bank yang memiliki pertumbuhan kinerja keuangan yang baik dalam periode Juni 2017 sampai Juni 2019 ini.

Sigit Prastowo mengatakan, Bank DKI sendiri berhasil membukukan pertumbuhan kinerja yang baik per Juni 2019 ini.

Hal ini terbukti dari realisasi total kredit dan pembiayaan sebesar Rp 29,5 triliun per Juni 2019 atau meningkatkan 5,9 persen dibandingkan periode yang sama pada tahun sebelumnya yang mwncapai Rp 27,9 triliun.

"Bank DKI terus mendorong peningkatan penyaluran kredit, terutama kepada sektor UMKM di DKI Jakarta," ujar Sigit dalam keterangan tertulisnya, Minggu (15/12/2019).

Dijelaskan Sigit, pertumbuhan ini didorong oleh segmen UMKM yang juga tumbuh 18 persen dari Rp 1,1 triliun menjadi Rp 1,3 triliun.

Pertumbuhan Kredit Segmen UMKM tersebut juga ditopang oleh pertumbuhan kredit mikro yang mencatatkan pertumbuhan 33,3 persen atau sebesar Rp 843 miliar per Juni 2019.

"Hal ini sejalan dengan strategi Bank DKI yang menjadikan penyaluran kredit kepada UMKM sebagai fokus utama dikembangkan," ujarnya.

"Mengingat segmen UMKM merupakan seltor ekonomi yang prospektif dan aman serta dalam rangka mendukung program kerja Pemprov DKI Jakarta," tambahnya menjelaskan.

Keseriusan ini dibuktikan dengan terus verjalankan berbagai program percepatan penyaluran kredit UMKM, khususnya kredit mikro hingga saat ini ke masyarakat.

"Tanggal 25 Juli 2019 lalu, kami telag melakukan penandatanganan perjanjian kredit mikro secara massal kepada 250 peserta program Pengembangan Keriwausahaan Terpadu (PKT)," kata Sigit.

Ia menambahkan, Bank DKI juga mengalami pertumbuhan dari sisi Dana Pihak Ketiga, seperti dana tabungan yang mengalami pertumbuhan sebesar 15,9 persen yang semula tercatat sebesar Rp 8,1 triliun menjadi Rp 9,4 triliun pada akhir Juni 2019.

Berbagai pencapaian ini pun telah mendorong realisasi pencapaian laba bersih Bank DKI per Juni 2019 yang tercatat sebesar Rp 372,1 miliar atau tumbuh 4,4 persen dari periode yang sama di tahun sebelumnya sebesar Rp 356,4 miliar.

"Pertumbuhan laba bersih itu ditopang oleh peningkatan pendapatan bunga bersih per Juni 2019 yang tercatat sebesar 8,9 persen," tuturnya.

Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved