Pilkada Kota Tangerang Selatan

Sepekan Buka Penjaringan, Demokrat Gaet 8 Pendaftar Cawalkot Tangsel

Selama sepekan Partai Demokrat membuka penjaringan untuk mencari cawalkot Tangsel, sudah delapan orang mendaftar.

Sepekan Buka Penjaringan, Demokrat Gaet 8 Pendaftar Cawalkot Tangsel
Dokumentasi DPC Demokrat Tangsel
Pendaftaran penjaringan calon wali kota di Kantor DPC Demokrat Tangsel, Jalan Ki Hajar Dewantara, Sawah lama, Ciputat. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Jaisy Rahman Tohir

TRIBUNJAKARTA.COM, TANGRANG SELATAN - Selama sepekan Partai Demokrat membuka penjaringan untuk mencari calon wali kota (cawalkot) Tangerang Selatan (Tangsel), sudah delapan orang mendaftar.

Partai besutan Susilo Bambang Yudhoyono itu, melalui Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Tangsel, sudah membuka penjaringannya sejak Sabtu (7/12/2019).

Sekretaris Panitia Penjaringan Cawalkot Demokrat Tangsel, Julham Firdaus, menyebutkan delapan orang yang mendaftar itu:
1. Benyamin Davnie
2. Muhamad
3. Rita Juwita
4. Kolonel Beben Nurfadilah
5. Tomi Patria Edwardi
6. Bambang W
7. Nur Azizah Ma'aruf
8. Dudung E. Diredja

Delapan nama tersebut datang dari latar belakang yang berbeda-beda.

Seperti diketahui, Benyamin adalah Wakil Wali Kota Tangsel yang saat inu menjabat. Sedangkan Muhamad adalah Sekda Tangsel.

Demokrat Ikut Buka Penjaringan Cawalkot Tangsel

Pemprov DKI Minta Sudin SDA dan Kontraktor Perbaiki Rumah Roboh Akibat Proyek Saluran Air

Di daftar itu ada juga dua aparat sipil negara (ASN) aktif, yakni Lurah Cipayung Tomi Patria dan Kepala Sekolah SMPN 4 Tangsel, Rita Juwita.

"Kami membuka penjaringan untuk bisa mencari sosok atau figur wali kota periode selanjutnya yang bisa bersama-sama Demokrat bekerjasama menjalankan program pro rakyat," ujar Julham saat dihubungi TribunJakarta.com, Sabtu (14/12/2019).

Julham juga berharap sosok yang mendaftar sudah memeiliki tekad kuat dan siap mengikuti rangkaian tahapan selanjutnya.

"Ada tahapan tahapan selanjutnya yang akan melalui proses-proses seleksi yang serius karena memilih pemimpin bukan hanya sekedar dikenal dan mempunyai modal tapi harus mempunyai rasa patriotisme nasionalisme dan pastinya jujur akan niat ingin menjadi kepala daerah," jelasnya.

Penulis: Jaisy Rahman Tohir
Editor: Ferdinand Waskita Suryacahya
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved