Pegawai Honorer Berendam di Got
Anggota DPRD DKI Sebut PPSU Jelambar Masuk Got Atas Inisiatif Sendiri: Jangan Langsung Memvonis
Mereka berendam sebagai ekspresi selebrasi setelah menjalani serangkaian tes untuk dipekerjakan lagi.
TRIBUNJAKARTA.COM- Anggota Komisi A DPRD DKI Jakarta dari Fraksi Partai Gerindra Syarifudin meminta tim Inspektorat Pemerintah Provinsi untuk teliti dalam memeriksa video pegawai honorer K-2 atau PPSU Kelurahan Jelambar, Grogol Petamburan, Jakarta Barat yang masuk got.
Hal itu berkaitan dengan pemeriksaan pelanggaran yang dilakukan Lurah Jelambar Agung Tri Atmojo bersama sejumlah panitia kegiatan tersebut.
"Saya rasa Inspektorat harus melihat jernih, jangan langsung memvonis hal-hal yang memang harus diteliti terlebih dahulu," kata Syarifudin di Jakarta, Minggu.
Sebab berdasarkan informasi yang ia terima, puluhan pegawai honorer itu berendam di saluran air bukan dalam tahapan seleksi perpanjangan kontrak Penyedia Jasa Lainnya Perseorangan (PJLP).
Anggota DPRD Dari Dapil Jakarta 10 yang meliputi Kecamatan Grogol Petamburan ini mengatakan dirinya telah meminta penjelasan kepada Camat Grogol Petamburan terkait kronologi kejadian tersebut.
Sejumlah PJLP tersebut berendam ke got atas inisiatif mereka sendiri untuk ekspresi selebrasi setelah menjalani serangkaian tes untuk dipekerjakan lagi.
• Tegas! Jawaban Dini Shanti Purwono soal Sektor Hukum Dianggap Paling Lemah di Pemerintahan Jokowi
• Hasil & Klasemen Liga Spanyol LaLiga: Real Madrid Gagal Geser Barcelona Meski Selamat dari Kekalahan
• Hasil Seleksi Administrasi CPNS 2019 Pemprov DKI Jakarta, Simak Cara Isi Formulir Masa Sanggah
Ia menilai Lurah Jelambar Agung Tri Atmojo beserta pejabat yang lakukan proses seleksi tak ada kaitannya dengan insiden ini.
"Saya kira kasihan hanya karena begitu orang di-nonjob-kan," ujar dia.
Berita ini telah tayang di Kompas.com dengan judul: Terima Laporan Camat, Anggota DPRD DKI Sebut PPSU Jelambar Masuk Got Atas Inisiatif Sendiri