Seorang Kakek Tewas Tersengat Tawon Vespa Affinis, Disengat Sampai 50 Titik di Sekujur Tubuh

Sutarma menghembuskan nafas terakhir setelah sempat mendapatkan perawatan dua hari di rumah sakit.

Seorang Kakek Tewas Tersengat Tawon Vespa Affinis, Disengat Sampai 50 Titik di Sekujur Tubuh
Dokumen Damkar Bekasi
Proses Evakuasi sarang tawon di Muara Gembong oleh Damkar Kabupaten Bekasi. 

TRIBUNJAKARTA.COM, JAKARTA - Seorang kakek bernama Sutarma (74) warga Kampung Kedung Bokor, RT 001 RW 008, Desa Pantai Mekar, Kecamatan Muara Gembong, Kabupaten Bekasi, meninggal dunia usai tersengat tawon predator berjenis tawon vespa affinis.

Sutarma menghembuskan nafas terakhir setelah sempat mendapatkan perawatan dua hari di rumah sakit.

Komandan Regu Tim Evakuasi dan Penyelematan Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Bekasi, Adhi Nugroho menuturkan awal mula kejadian kakek Sutarma tersengat tawon vespa affinis ketika ada seorang warga bernama Sukari (60) memusnahkan sarang tawon, di atap rumahnya, pada Rabu, (11/12/2019).

Pemilik rumah itu memusnahkan sarang tawon dengan cara disodok menggunakan bambu. Akibatnya tawon yang berjumlah ratusan itu keluar dari sarangnya dan agresif menyerang warga sekitar.

"Kebutulan kakek ini lagi lewat dibawahnya mau ke warung, sudah diingatkan jangan lewat ada tawon tapi mungkin sudah tua engga dengar sampai akhirnya dikerumuni tawon dan disengat," kata Adhi kepada Wartakota, Selasa (17/12/2019).

Selepas dikerumuni dan disengat tawon vespa affinis, kakek Sutarma langsung pulang ke rumah dan berendam di bak mandi.

Ketika itulah didapati ada sebanyak 50 titik sengatan disekujur tubuhnya.

"Di bagian badan dan tangan ada 30 titik sengatan dan 20 titik di kakinya," ucap Adhi.

Kondisi kakek Sutarma juga menurun, hingga akhirnya dibawa keluarganya di Rumah Sakit Anisa Cikarang. Sutarma aempat dirawat selama dua hari, sebelumnya akhirnya meninggal dunia.

"Jadi masuk rumah sakit Rabu, 11 Desember dan dinyatakan meninggal pada Jumat, 13 Desember 2019. Keterangan dokter kerena racunnya menganggu fungsi jantung," ungkap dia.

Halaman
1234
Penulis: MuhammadZulfikar
Editor: Ferdinand Waskita Suryacahya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved