Long March 10 Km dan Berenang 800 Meter, Anggota Sat Pol Air Polresta Tangerang Resmi Dilantik
Mereka terlebih dahulu long march sejauh 10 kilometer mulai dari markas menuju Jalan Raya Kronjo, kemudian ke Tugu Kronjo dan berakhir di tambak ikan
Penulis: Ega Alfreda | Editor: Erik Sinaga
Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Ega Alfreda
TRIBUNJAKARTA.COM, KRONJO - Sebanyak enam anggota Satuan Polisi Air Polresta Tangerang menjalani tradisi pembaretan, Kamis (19/12/2019).
Tradisi pembaretan dilakukan di Markas Komando Sat Pol Air Polresta Tangerang Jalan Raya Pulo Cangkir, Desa Kronjo, Kecamatan Kronjo, Kabupaten Tangerang.
Keenam anggota mesti menjalani prosesi tertentu sebelum resmi menyabet baret.
Mereka terlebih dahulu long march sejauh 10 kilometer mulai dari markas menuju Jalan Raya Kronjo, kemudian ke Tugu Kronjo dan berakhir di tambak ikan Kronjo.
Usai long march, keenam anggota harus melanjutkan tradisi dengan berenang sejauh 800 meter menuju Markas Sat Pol Air.
"Selamat kepada enam anggota Sat Pol Air Polresta Tangerang, ini adalah tradisi dan tradisi ini merupakan ciri khas yg harus dipertahankan," kata Kapolresta Tangerang AKBP Ade Ary Syam Indradi saat upacara pembaretan.
Ade mengatakan, tradisi pembaretan salah satunya bertujuan untuk menumbuhkan kecintaan dan rasa memiliki terhadap Sat Pol Air.
Dengan pembaretan diharapkan semangat pengabdian dan tekad melaksanakan tugas pokok sebagai polisi benar-benar tertanam.
"Mencintai pekerjaan agar melaksanakan tugas dengan baik dengan keterampilan dan ilmu," tutur Ade.
Ade berpesan, agar anggota Sat Pol Air membangun koordinasi dengan markas kepolisian sektor terdekat yakni Polsek Kronjo.
• Sepekan di Rumah Sakit Jiwa, Kondisi Istri Muda yang Aniaya Suami di Penjaringan, Kini Lebih Tenang
• Ikut Kontes Kicau Mania, Rendy Kehilangan Burung Kacer Seharga Rp 150 Juta di Bagasi Pesawat Garuda
• Siswa SMK Tusuk Tetangga Hingga Tewas, Pemicunya Dendam Sejak Masih Duduk di Bangku SD
Sebab, jarak markas Sat Pol Air yang cukup jauh dengan markas Polresta Tangerang.
Selain itu, Ade juga meminta kepada jajaran Sat Pol Air untuk rutin membangun komunikasi dengan semua unsur masyarakat.
"Masyarakat dari semua unsur seperti nelayan harus didekati. Sebab merekalah yang harus kita layani," tandasnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jakarta/foto/bank/originals/enam-anggota-satuan-polisi-air-polresta-tangerang-menjalani-tradisi-pembaretan.jpg)